Valuasi Ekonomi Rangkong Badak (Buceros rhinoceros, Linnaeus 1758)
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Ilhandi, Moch Gibran
Santosa, Yanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Rangkong badak (Buceros rhinoceros) merupakan spesies burung dari famili Bucerotidae yang populasinya mengalami penurunan akibat perburuan dan perdagangan ilegal. Upaya penegakan hukum terhadap kejahatan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah kesulitan bagi aparat penegak hukum dalam menentukan besaran sanksi dan nominal denda yang efektif dalam memberikan efek jera kepada pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai
ekonomi rangkong badak melalui metode biaya pemeliharaan, harga pasar, valuasi kontingensi serta menganalisis hubungan karakteristik responden dengan willingness to pay (WTP), kemudian membandingkan ketiga metode tersebut. Nilai ekonomi dengan menggunakan metode harga pasar menghasilkan nilai sebesar Rp6.906.332/ekor, metode valuasi kontingensi sebesar Rp7.999.000/ekor, dan metode biaya pemeliharaan menghasilkan nilai sebesar Rp8.410.394/ekor yang menghasilkan nilai ekonomi tertinggi karena memperhitungkan keseluruhan kebutuhan pemeliharaan dan pengelolaan satwa di lembaga konservasi. Meskipun demikian, ditinjau dari aspek efektivitas dalam pengambilan dan pengolahan data,
metode harga pasar cenderung lebih praktis dan paling efisien dari segi biaya yang dikeluarkan.
Kata kunci: perdagangan ilegal, rangkong badak, valuasi ekonomi

