| dc.contributor.advisor | Siregar, Iskandar Zulkarnaen | |
| dc.contributor.advisor | Trisasongko, Bambang Hendro | |
| dc.contributor.author | HAFIZHAT, FEBY ZAHARA QISTY | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-26T08:39:28Z | |
| dc.date.available | 2026-08-26T08:39:28Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179846 | |
| dc.description.abstract | Sistem agroforestri merupakan model pemanfaatan lahan berkelanjutan yang memadukan tanaman pertanian dengan tegakan pohon sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan ekosistem. Di sisi lain, sistem agrivoltaik berkembang sebagai inovasi pemanfaatan lahan ganda yang mengintegrasikan pembangkitan energi surya dengan produksi pertanian. Meskipun kedua sistem sama-sama menciptakan kondisi ternaungi, karakteristik naungan alami dari pohon dan naungan buatan dari panel surya diduga memberikan respons yang berbeda terhadap tanaman maupun ekosistem. Namun, hingga saat ini kajian yang membandingkan kedua tipe naungan tersebut terhadap keanekaragaman hayati, laju fotosintesis dan profil metabolit rimpang A. purpurata, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh sistem agroforestri dan agrivoltaik terhadap keanekaragaman serangga, laju fotosintesis, dan profil metabolit A. purpurata. Serangga disampling menggunakan yellow pan trap pada kedua sistem, laju fotosintesis diukur menggunakan portable photosynthesis system LI-COR 6800, dan senyawa metabolit rimpang A. purpurata dianalisis menggunakan LCMS-HRMS. Uji Duncan digunakan untuk analisis lanjutan laju fotosintesis. Hasil menunjukkan sistem agroforestri memiliki keanekaragaman serangga lebih tinggi (H' = 3,342) dibandingkan sistem agrivoltaik; laju fotosintesis A. purpurata pada sistem agroforestri (5,47 µmol m?²s?¹) lebih tinggi dibanding sistem agrivoltaik meskipun cahaya masuk jauh lebih rendah; serta profil metabolit menunjukkan senyawa cinnamyl acetate, cinnamyl cinnamate, dan 13-L-hydroperoxylinoleic acid hanya terdeteksi pada sistem agroforestri dan agrivoltaik, sedangkan pada kontrol muncul senyawa 1'-acetoxyeugenol acetate yang memiliki bioaktivitas antikanker.
Kata kunci: agroforestri, agrivoltaik, laju fotosintesis, metabolit, serangga | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | PENGARUH SISTEM AGROFORESTRI DAN AGRIVOLTAIK TERHADAP KEANEKARAGAMAN SERANGGGA, LAJU FOTOSINTESIS DAN PROFIL METABOLIT LENGKUAS (Alpinia purpurata) | id |
| dc.title.alternative | THE EFFECTS OF AGROFORESTRY AND AGRIVOLTAIC SYSTEMS ON INSECT DIVERSITY, PHOTOSYNTHESIS RATE, AND METABOLITE PROFILE OF GALANGAL (Alpinia purpurata) | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | agrivoltaik | id |
| dc.subject.keyword | agroforestri | id |
| dc.subject.keyword | fotosintesis | id |
| dc.subject.keyword | serangga | id |
| dc.subject.keyword | metabolit lengkuas | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |