Keefektifan Berbagai Isolat Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Pengendalian Penyakit Cabai Rawit di Lapangan
Date
2026Author
Jannah, Reihanil
Wiyono, Suryo
Khairani, Hagia Sophia
Metadata
Show full item recordAbstract
Penyakit bercak daun Cercospora, penyakit virus, dan layu merupakan penyakit utama yang memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) adalah bakteri menguntungkan yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung pengelolaan penyakit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas enam isolat PGPR terhadap pertumbuhan tanaman dan perkembangan penyakit pada cabai rawit di lapangan. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan delapan perlakuan dan empat ulangan, terdiri atas kontrol, konvensional, serta enam isolat PGPR (KV, C71, GNSBR, J8, P3, dan AP2). Peubah yang diamati meliputi survival rate, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah, serta insidensi dan keparahan penyakit. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji Dunnett pada taraf nyata 5%. Isolat C71 (Lysinibacillus fusiformis) secara nyata meningkatkan tinggi tanaman sebesar 10,64% dan jumlah daun sebesar 14,38% dibandingkan kontrol, sedangkan isolat P3 (Lactobacillus sp.) secara nyata meningkatkan survival rate sebesar 28,12%, jumlah bunga sebesar 42,37%, dan jumlah buah sebesar 11,88% dibandingkan kontrol. Seluruh isolat PGPR memperpanjang masa inkubasi penyakit virus, sementara C71 menekan keparahan penyakit bercak daun Cercospora hingga 81,3% dibandingkan kontrol. Isolat C71 dan P3 berpotensi dikembangkan sebagai agen pemacu pertumbuhan dan pendukung pengelolaan penyakit tanaman cabai rawit di lapangan.
Collections
- UF - Plant Protection [2612]

