IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Undergraduate Final Assignments
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UF - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Undergraduate Final Assignments
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UF - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keefektifan Berbagai Isolat Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Pengendalian Penyakit Cabai Rawit di Lapangan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (420.1Kb)
      Fulltext (1.114Mb)
      Date
      2026
      Author
      Jannah, Reihanil
      Wiyono, Suryo
      Khairani, Hagia Sophia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit bercak daun Cercospora, penyakit virus, dan layu merupakan penyakit utama yang memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) adalah bakteri menguntungkan yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung pengelolaan penyakit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas enam isolat PGPR terhadap pertumbuhan tanaman dan perkembangan penyakit pada cabai rawit di lapangan. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan delapan perlakuan dan empat ulangan, terdiri atas kontrol, konvensional, serta enam isolat PGPR (KV, C71, GNSBR, J8, P3, dan AP2). Peubah yang diamati meliputi survival rate, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah, serta insidensi dan keparahan penyakit. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji Dunnett pada taraf nyata 5%. Isolat C71 (Lysinibacillus fusiformis) secara nyata meningkatkan tinggi tanaman sebesar 10,64% dan jumlah daun sebesar 14,38% dibandingkan kontrol, sedangkan isolat P3 (Lactobacillus sp.) secara nyata meningkatkan survival rate sebesar 28,12%, jumlah bunga sebesar 42,37%, dan jumlah buah sebesar 11,88% dibandingkan kontrol. Seluruh isolat PGPR memperpanjang masa inkubasi penyakit virus, sementara C71 menekan keparahan penyakit bercak daun Cercospora hingga 81,3% dibandingkan kontrol. Isolat C71 dan P3 berpotensi dikembangkan sebagai agen pemacu pertumbuhan dan pendukung pengelolaan penyakit tanaman cabai rawit di lapangan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179769
      Collections
      • UF - Plant Protection [2612]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository