IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Resiliensi Ekonomi Masyarakat dan Strategi Adaptasi Bencana Longsor di Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (386.1Kb)
      Fulltext (1.658Mb)
      Lampiran (979.7Kb)
      Date
      2026
      Jenis/Type
      Tesis
      Subtype
      Theses
      Author
      Sulistiyanto, Adinda Rizki Putri
      Putri, Eka Intan Kumala
      Buitenzorgy, Meilanie
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai ancaman alam, khususnya hidrometeorologi. Sepanjang tahun 2024, tercatat 3.472 kejadian bencana, dengan kategori hidrometeorologi mendominasi sebesar 99,34% dari total kejadian. Di Jawa Barat, Kabupaten Bogor termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan longsor yang tinggi. Kejadian tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada infrastruktur dan permukiman, tetapi juga menimbulkan dampak sosial ekonomi berupa hilangnya sumber penghidupan, terganggunya aktivitas usaha, dan meningkatnya biaya pemulihan pascabencana. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan resiliensi ekonomi masyarakat di kawasan rawan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap bencana longsor; (2) mengukur tingkat resiliensi ekonomi masyarakat; (3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi ekonomi masyarakat; (4) mengidentifikasi strategi adaptasi masyarakat dalam menghadapi bencana longsor; dan (5) merumuskan strategi kebijakan untuk meningkatkan resiliensi ekonomi masyarakat di wilayah rawan longsor Kabupaten Bogor. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Ciawi, yaitu Desa Cibedug, dan Kecamatan Babakan Madang, yaitu Desa Bojong Koneng. Kedua lokasi dipilih untuk merepresentasikan variasi kondisi geografis dan intensitas kejadian longsor di Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan total partisipasi sebanyak 82 orang, yang terdiri atas 77 responden rumah tangga dan 5 key persons lintas lembaga. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap bencana longsor, mengukur tingkat resiliensi ekonomi, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi ekonomi. Persepsi masyarakat dianalisis menggunakan Skala Likert yang mencakup dimensi persepsi risiko longsor, tanda dan penyebab longsor, kerentanan fisik bangunan, dampak ekonomi dan kesehatan, serta kapasitas adaptasi. Tingkat resiliensi ekonomi diukur menggunakan Livelihood Resilience Index (LRI) yang mencakup lima modal penghidupan, yaitu modal manusia, sosial, fisik, keuangan, dan alam. Analisis faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi ekonomi dilakukan menggunakan regresi linier berganda terhadap 77 responden rumah tangga yang dipilih melalui cluster random sampling. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi strategi adaptasi masyarakat melalui analisis deskriptif kualitatif. Selanjutnya, strategi kebijakan dirumuskan menggunakan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) dan diprioritaskan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) berdasarkan hasil in-depth interview dengan lima key persons lintas lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap bencana longsor secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap risiko serta kemampuan dalam mengenali tanda dan penyebab longsor. Namun demikian, masyarakat masih memiliki kesenjangan pengetahuan, terutama terkait aspek teknis ketahanan konstruksi terhadap ancaman longsor. Selain itu, kesadaran risiko yang relatif baik belum sepenuhnya diikuti oleh kapasitas adaptasi yang memadai. Sebagian masyarakat tetap memilih bertahan di kawasan rawan karena mempertimbangkan status kepemilikan lahan, ketergantungan ekonomi pada sumber daya lokal, keterikatan dengan lingkungan tempat tinggal, serta keterbatasan alternatif hunian yang terjangkau. Tingkat resiliensi ekonomi masyarakat berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata LRI sebesar 0,41. Berdasarkan lima modal penghidupan, modal fisik memiliki nilai tertinggi sebesar 0,72, diikuti modal manusia sebesar 0,51 dan modal sosial sebesar 0,45. Sebaliknya, modal keuangan sebesar 0,26 dan modal alam sebesar 0,08 menunjukkan kondisi yang relatif lemah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa struktur penghidupan masyarakat relatif ditopang oleh aset fisik, manusia, dan sosial, tetapi masih menghadapi kerentanan terutama dari sisi kapasitas keuangan dan kepemilikan sumber daya alam yang dapat mendukung pemulihan pascabencana. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan, usia kepala rumah tangga, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jenis pekerjaan utama, tingkat pendapatan rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga, frekuensi kejadian longsor, persepsi risiko longsor, dan status kependudukan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap resiliensi ekonomi masyarakat. Namun demikian, secara parsial hanya tingkat pendidikan kepala rumah tangga yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan kepala rumah tangga, semakin besar pula kemampuan rumah tangga dalam memahami risiko, mengakses informasi dan peluang ekonomi, menentukan strategi adaptasi, serta meningkatkan kapasitas untuk menghadapi dan pulih dari guncangan akibat bencana. Variabel lainnya belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik pada taraf signifikansi 5 persen. Strategi adaptasi masyarakat dalam menghadapi bencana longsor bersifat multidimensi dan mencakup strategi struktural, nonstruktural, serta pemanfaatan kearifan lokal. Strategi struktural dilakukan melalui penguatan pondasi bangunan, pembangunan dinding penahan tanah atau talud, serta perbaikan saluran drainase. Strategi nonstruktural mencakup penanaman vegetasi penahan longsor, diversifikasi sumber pendapatan, serta penguatan modal keuangan dan sosial. Masyarakat juga memanfaatkan kearifan lokal melalui praktik gotong royong, pengamatan terhadap tanda-tanda alam sebagai bentuk peringatan dini tradisional, serta praktik konservasi lahan. Kelembagaan lokal seperti Desa Tangguh Bencana (Destana), Kelompok Tani, dan PKK turut berperan sebagai wadah koordinasi dalam menghadapi ancaman longsor di tingkat masyarakat. Hasil analisis SWOT dan QSPM menghasilkan beberapa alternatif strategi kebijakan untuk meningkatkan resiliensi ekonomi masyarakat. Strategi dengan prioritas tertinggi adalah mempercepat pembangunan infrastruktur mitigasi struktural melalui skema kemitraan publik-swasta dengan nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS) sebesar 6,28. Strategi prioritas kedua adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta melalui penguatan kelembagaan lokal dengan nilai STAS sebesar 6,20. Strategi tersebut menunjukkan pentingnya integrasi antara penguatan infrastruktur fisik, kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan lokal, serta kolaborasi multipihak dalam meningkatkan resiliensi ekonomi masyarakat di wilayah rawan longsor. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan peningkatan resiliensi ekonomi dan mitigasi bencana longsor yang lebih responsif terhadap kondisi masyarakat lokal.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179747
      Collections
      • MF - Economic and Management [3344]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository