Sintesis dan karakterisasi Hidroksiapatit berbasis Terumbu Karang Menggunakan Metode Presipitasi
Abstract
Hidroksiapatit dari limbah terumbu karang mati berpotensi tinggi sebagai biomaterial pengganti tulang. Penelitian ini bertujuan mensintesis hidroksiapatit dari terumbu karang mati (CaCO3) melalui presipitasi basah serta mengkaji pengaruh suhu sintering (600 °C, 750 °C, dan 900 °C) terhadap fasa kristal, gugus fungsi, dan morfologi permukaan. Prekursor CaCO3 dikalsinasi pada suhu 1000 °C menjadi CaO, dihidrasi menjadi Ca(OH)2, lalu direaksikan dengan (NH4)2HPO4 pada pH 11. Pola difraksi XRD mengonfirmasi terbentuknya fasa hidroksiapatit murni heksagonal (JCPDS 09-0432) dengan penyempitan FWHM (0,1934° ke 0,1596°) dan kenaikan ukuran kristalit (42,74 nm ke 51,81 nm) seiring peningkatan suhu. Spektrum FTIR membuktikan pita serapan utama fosfat (PO4 3-) pada 1030 cm-1 serta karbonat (CO3 2-) pada 875 cm-1 yang mengidentifikasi pembentukan Apatit Karbonat Tipe B (AKB). Mikrograf SEM memperlihatkan penyatuan batas butir kristal pada 900 °C, dengan rasio molar Ca/P EDX sebesar 2,62–3,47 akibat substitusi karbonat alami. Temuan baru menunjukkan hidroksiapatit berbasis terumbu karang membentuk struktur AKB kaya kalsium menyerupai mineral tulang alami.
Collections
- UF - Physics [1305]

