Pengaruh Pupuk Silika terhadap Sifat-Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) di Kabupaten Karawang.
Abstract
Silika (SiO2) merupakan unsur hara fungsional yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi (Oryza sativa L.), namun ketersediaannya di lahan sawah intensif seringkali mengalami deplesi akibat tingginya indeks pertanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan unsur hara silika (SiO2) di dalam tanah setelah aplikasi pupuk silika, mengetahui pengaruh aplikasi pupuk silika terhadap sifat-sifat kimia tanah, mengetahui pengaruh aplikasi pupuk silika terhadap pertumbuhan dan produksi padi serta menentukan dosis optimum pupuk silika. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Oktober 2025 di lahan sawah Desa Sukaratu, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dosis pupuk silika (0, 1, 2, 4 ton ha?¹, dan residu dari sisa pupuk silika musim tanam sebelumnya) serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk silika meningkatkan Si-tersedia tanah dari 43,85 ppm (kontrol) menjadi 65,07 ppm pada dosis 4 ton ha?¹, disertai dengan peningkatan pH, dan kejenuhan basa tanah. Peningkatan ketersediaan Si dalam tanah berhubungan positif dengan pertumbuhan tanaman, tercermin dari peningkatan tinggi tanaman dan jumlah anakan pada fase vegetatif. Perlakuan dosis 1 ton ha?¹ merupakan dosis optimum yang menghasilkan produktivitas gabah kering panen (GKP) tertinggi sebesar 8,8 ton ha?¹ atau meningkat 13,6% dibandingkan kontrol. Pemberian pupuk silika terbukti efektif dalam memperbaiki sifat kimia tanah dan mendukung produktivitas padi sawah di Kabupaten Karawang. Silica (SiO2) is a functional nutrient element that plays an important role in supporting the growth and productivity of rice plants (Oryza sativa L.); however, its availability in intensively cultivated paddy fields is often depleted due to the high cropping index. This study aimed to evaluate the availability of silica (SiO2) in the soil following silica fertilizer application, to determine the effect of silica fertilizer application on soil chemical properties, to examine the effect of silica fertilizer application on the growth and yield of rice, and to determine the optimum dose of silica fertilizer. The research was conducted from April to October 2025 in a paddy field in Sukaratu Village, Cilebar Subdistrict, Karawang Regency, using a Randomized Block Design (RBD) with five silica fertilizer dose treatments (0, 1, 2, 4 tons ha?¹, and residual silica fertilizer from the previous cropping season) and three replications. The results showed that silica fertilizer application increased soil available Si from 43.85 ppm (control) to 65.07 ppm at the 4 tons ha?¹ dose, accompanied by increases in soil pH, and base saturation. The increase in soil Si availability was positively associated with plant growth, as reflected in the increased plant height and number of tillers during the vegetative phase. The 1 ton ha?¹ dose treatment was the optimum dose, producing the highest dry harvested grain yield (GKP) of 8.8 tons ha?¹, an increase of 13.6% compared to the control. Silica fertilizer application was proven effective in improving soil chemical properties and supporting the productivity of lowland rice in Karawang Regency.

