Show simple item record

dc.contributor.advisorSaputra, Henry Kasmanhadi
dc.contributor.advisorPratama, Agief Julio
dc.contributor.authorSALLO, LIDYA HAWILA
dc.date.accessioned2026-08-18T02:43:39Z
dc.date.available2026-08-18T02:43:39Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179538
dc.description.abstractThe Cropping Area Expansion Acceleration Program (Luas Tambah Tanam) is one of the government's policies aimed at increasing rice production to support food self-sufficiency. The success of the program is influenced not only by technical cultivation aspects but also by policy implementation, including the role of Babinsa (Indonesian Army Village Supervisory Officer) and environmental support. This study aims to analyze the relationship between the implementation of the Babinsa role and environmental support for policy implementation with perceptions of the achievement of the Rice Cropping Area Expansion Program in Sopai District, North Toraja Regency. The study employed a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative methods. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation involving 9 members of the Solo Farmer Group and 12 members of the Situru' Farmer Group, as well as 6 key informants consisting of Babinsa officers, the Agricultural Extension Coordinator, and farmer group leaders. Quantitative analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test, while qualitative data were analyzed descriptively. The results indicate that the implementation of the Babinsa role has no significant relationship with perceptions of the achievement of the LTT Program (r? = 0.134; p = 0.563). Environmental support shows a positive relationship of moderate strength with perceptions of the achievement of the LTT Program. These findings suggest that the achievement of the Cropping Area Expansion Program is more strongly influenced by environmental support for policy implementation than by the direct implementation of the Babinsa role.Keywords: Babinsa, policy implementation, policy implementation environment support, rice cropping area expansion, perceived program achievement
dc.description.abstractProgram Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produksi padi dalam mendukung swasembada pangan. Keberhasilan program tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis budidaya, tetapi juga oleh implementasi kebijakan, termasuk peran Babinsa dan dukungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan implementasi peran Babinsa dan dukungan lingkungan implementasi kebijakan dengan persepsi pencapaian Program Luas Tambah Tanam padi di Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 9 anggota Kelompok Tani Solo dan 12 Kelompok Tani Situru', serta 6 informan yang terdiri atas Babinsa, Koordinator PPL, dan ketua kelompok tani. Analisis kuantitatif menggunakan uji korelasi Rank Spearman, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peran Babinsa tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi pencapaian Program LTT (r? = 0,134; p = 0,563). Dukungan lingkungan memiliki hubungan positif dengan kekuatan sedang terhadap persepsi pencapaian Program LTT. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pencapaian Program Luas Tambah Tanam lebih dipengaruhi oleh dukungan lingkungan implementasi kebijakan dibandingkan implementasi peran Babinsa secara langsung. Kata kunci: Babinsa, dukungan lingkungan, implementasi kebijakan, luas tambah tanam, persepsi pencapaian program
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Babinsa dan Dukungan Lingkungan Terhadap Persepsi Pencapaian Program Luas Tambah Tanam Padi (Kasus: Kelompok Tani Solo dan Situru’ di Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara)id
dc.title.alternativeThe Role of Babinsa and Environmental Support in Farmers’ Perceptions of the Achievement of the Rice Cropping Area Expansion Program (Case: Solo and Situru’ Farmer Groups in Sopai District, North Toraja Regency)
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordBabinsaid
dc.subject.keyworddukungan lingkunganid
dc.subject.keywordimplementasi kebijakanid
dc.subject.keywordluas tambah tanamid
dc.subject.keywordpersepsi pencapaian programid
dc.subject.keywordBabinsaid
dc.subject.keywordpolicy implementationid
dc.subject.keywordpolicy implementation environment supportid
dc.subject.keywordrice cropping area expansionid
dc.subject.keywordperceived program achievementid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record