Strategi Peningkatan Penyaluran Pembiayaan Syariah Rumah Subsidi Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah Di Wilayah Bogor
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Mutolib, Abdul
Alexandi, Muhammad Findi
Suharjo, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
RINGKASAN
ABDUL MUTOLIB. Strategi Peningkatan Penyaluran Pembiayaan Syariah Rumah Subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Wilayah Bogor. Dibimbing oleh MUHAMAD FINDI ALEXANDI dan BUDI SUHARJO.
Kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Namun, keterbatasan pendapatan menyebabkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menghadapi hambatan dalam memperoleh rumah yang layak dan terjangkau. Untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi MBR, pemerintah menyediakan program pembiayaan rumah subsidi melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Salah satu bank pelaksana program tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kondisi penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah subsidi di wilayah Bogor; (2) menganalisis faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah subsidi di wilayah Bogor; dan (3) menganalisis alternatif strategi peningkatan penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah subsidi di wilayah Bogor.
Penelitian menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan wawancara serta data sekunder yang berasal dari dokumen perusahaan, regulasi, dan literatur terkait. Responden penelitian terdiri atas 258 nasabah BSI penerima pembiayaan rumah subsidi dan 9 (sembilan) pakar. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, matriks Internal Factor Evaluation (IFE), matriks External Factor Evaluation (EFE), analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT), serta Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategi BSI Area Bogor berada pada kategori pertumbuhan dan pengembangan. Strategi prioritas yang diperoleh adalah penguatan analisis kelayakan pembiayaan untuk menjaga kualitas pembiayaan dan meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah. Selain itu, mempertahankan keunggulan akad syariah dan mengoptimalkan pemasaran digital merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing dan mendukung peningkatan penyaluran pembiayaan rumah subsidi.
Kata kunci: analisis SWOT, Bank Syariah Indonesia, KPR subsidi, masyarakat berpenghasilan rendah, QSPM SUMMARY
ABDUL MUTOLIB. Strategies to Increase the Distribution of Sharia Financing for Subsidized Housing to Low-Income Communities in the Bogor Region. Supervised by MUHAMAD FINDI ALEXANDI and BUDI SUHARJO.
Home ownership is one of the basic needs of society. However, income limitations make it difficult for low-income communities to obtain adequate and affordable housing. To expand access to home ownership for low-income communities, the government provides a subsidized housing financing program through subsidized home ownership loans. Bank Syariah Indonesia (BSI) is one of the participating banks in this program. This study aims to: (1) analyze the condition of subsidized home ownership financing distribution in the Bogor region; (2) analyze internal and external factors related to the distribution of subsidized home ownership financing in the Bogor region; and (3) analyze alternative strategies for increasing the distribution of subsidized home ownership financing in the Bogor region. The study uses primary data collected through questionnaires and interviews and secondary data obtained from company documents, regulations, and relevant literature. The respondents consisted of 258 BSI customers who received subsidized housing financing and 9 (nine) experts. Data were analyzed using descriptive analysis, the Internal Factor Evaluation (IFE) matrix, the External Factor Evaluation (EFE) matrix, Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results indicate that BSI Area Bogor is positioned in the growth and development category. The priority strategy is to strengthen financing feasibility analysis in order to maintain financing quality and minimize the risk of non-performing financing. In addition, maintaining the advantages of sharia contracts and optimizing digital marketing are important strategies to enhance competitiveness and support increased distribution of subsidized housing financing.
Keywords: Bank Syariah Indonesia, low-income communities, QSPM, subsidized housing financing, SWOT analysis
Collections
- MF - Professional Master [927]

