Produksi, Total Fenolik, dan Total Flavonoid Sayuran Daun Kencur pada Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Umur Panen Berbeda
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Damayanti, Dita Septi
Aziz, Sandra Arifin
Kurniawati, Ani
Metadata
Show full item recordAbstract
Kencur (Kaempferia galanga L.) dikenal luas karena rimpangnya, namun daunnya juga berpotensi sebagai sayuran fungsional. Penelitian tentang produksi daun kencur masih terbatas, dengan sebagian besar studi berfokus pada variasi aksesi dan teknik budidaya seperti naungan, jarak tanam, dan pemupukan anorganik. Investigasi tentang pupuk organik dan umur panen relatif lebih sedikit, menunjukkan urgensi untuk studi komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dosis pupuk kandang sapi, umur panen, dan interaksi keduanya terhadap fenologi dan hasil panen kencur. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain split-plot dengan dosis pupuk kandang sapi (0, 5, 10, 15, dan 20 ton ha?¹) sebagai plot utama dan umur panen (4, 5, dan 6 bulan setelah tanam) sebagai anak petak. Pengamatan fenologi dilakukan setiap bulan selama enam bulan, termasuk pengambilan sampel destruktif untuk memantau dinamika pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi sebanyak 15 ton ha?¹ terutama meningkatkan pertumbuhan kencur pada 2–5 bulan setelah tanam yaitu dari variabel luas daun, volume akar, serta bobot segar dan kering dari: tanaman, daun, dan rimpang, Tidak ditemukan peningkatan produksi panen akibat aplikasi perlakuan dosis pupuk kandang sapi. Perlakuan umur panen yang menghasilkan jumlah daun, jumlah anakan, luas daun, dan volume akar terbaik diperoleh dari 5 atau 6 bulan setelah tanam (BST), namun panen pada 4 bulan setelah tanam lebih sesuai untuk produksi sayuran daun kencur yang cocok dikonsumsi karena kandungan klorofil dan hara daun yang tinggi. Ditemukan interaksi terhadap kandungan total fenolik dan total flavonoid daun dengan perlakuan terbaik diperoleh dari dosis pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 pada 5 BST untuk total fenolik daun (2,9 mg GAE/g bobot segar) dan tanpa aplikasi pupuk kandang sapi pada 6 BST untuk total flavonoid daun (5,46 mg QE/g bobot segar).
Collections
- MF - Agriculture [4153]

