Penilaian Tingkat Keparahan Area Pascakarhutla berbasis Poligon pada Aplikasi Mobile SIPAKARHUTLA
Date
2026Author
Zykry, Sazkia Ananda
Sitanggang, Imas Sukaesih
Adrianto, Hari Agung
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan permasalahan yang terus
berulang di Indonesia dan menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan maupun
sosial ekonomi. Penilaian tingkat keparahan area pascakarhutla menjadi dasar
penting dalam upaya rehabilitasi. Aplikasi mobile SIPAKARHUTLA telah
dikembangkan untuk mendukung penilaian tersebut, tetapi masih memiliki
keterbatasan pada pengisian lokasi saat offline, penyimpanan data, representasi
lahan, serta penambahan plot pada laporan yang telah dikirim. Penelitian ini
bertujuan menyempurnakan fitur aplikasi mobile SIPAKARHUTLA dan
mengintegrasikan model Convolutional Neural Network (CNN) untuk klasifikasi
tingkat keparahan karhutla menggunakan metode prototyping. Penelitian ini
menghasilkan aplikasi mobile SIPAKARHUTLA versi terbaru dengan fitur
meliputi pengisian lokasi offline berbasis koordinat, penyimpanan data otomatis,
representasi lahan berbentuk poligon dengan validasi spasial, penambahan plot
pada fitur edit laporan, peta laporan tingkat keparahan, dan klasifikasi tingkat
keparahan melalui foto berbasis CNN. Pengujian black box testing terhadap 120
skenario menunjukkan 119 skenario berhasil dijalankan, dengan tingkat
keberhasilan sebesar 99,17%, sedangkan pengujian usability dengan Post-Study
System Usability Questionnaire (PSSUQ) memperoleh skor overall 1,51 pada skala
1 sampai 7. Hasil tersebut menunjukkan aplikasi berfungsi dengan baik dan mudah
digunakan untuk mendukung penilaian pascakarhutla di lapangan. Forest and land fires (karhutla) are a recurring problem in Indonesia with
wide-ranging environmental and socio-economic impacts. Severity assessment of
post-fire areas is an important basis for rehabilitation efforts. The
SIPAKARHUTLA mobile application has been developed to support this
assessment, but it still has limitations in offline location input, data storage, land
representation, and the addition of plots to submitted reports. This study aims to
enhance the features of the SIPAKARHUTLA mobile application and integrate a
Convolutional Neural Network (CNN) model for karhutla severity classification
using the prototyping method. This study produced an updated version of the
SIPAKARHUTLA mobile application with features including coordinate-based
offline location input, automatic data saving, polygon-based land representation
with spatial validation, plot addition in the report editing feature, a severity report
map, and CNN-based severity classification through photos. Black box testing on
120 test scenarios showed that 119 scenarios were successfully executed, achieving
a success rate of 99.17%, while usability testing using the Post-Study System
Usability Questionnaire (PSSUQ) obtained an overall score of 1.51 on a scale of 1
to 7. These results indicate that the application functions well and is easy to use in
supporting post-fire assessment in the field.
Collections
- UF - Computer Science [194]

