| dc.description.abstract | Jambu kristal (Psidium guajava L.) merupakan komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi tinggi yang rentan terhadap serangan hama penghisap, salah satunya adalah Ceroplastes sp. Penelitian ini bertujuan menganalisis intensitas serangan dan struktur populasi Ceroplastes sp. pada tanaman jambu kristal di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor abiotik, yaitu suhu, kelembapan, dan curah hujan, dengan populasi Ceroplastes sp. Penelitian dilaksanakan pada empat lahan jambu kristal dengan karakteristik luas dan kondisi budidaya yang berbeda. Pengamatan dilakukan berdasarkan arah mata angin (Utara, Selatan, Timur, dan Barat) pada tiga ranting sampel setiap pohon, sehingga diperoleh 12 titik pengamatan per tanaman dengan total 516 ranting yang diamati. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan melakukan survei lapangan serta pengamatan langsung pada tanaman yang terserang. Data dianalisis menggunakan ANOVA, uji tukey pada taraf 5%, dan analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan terhadap populasi Ceroplastes sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas serangan berdasarkan arah mata angin tidak menunjukkan perbedaan nyata, sedangkan berdasarkan waktu pengamatan dan lahan menunjukkan perbedaan nyata. Struktur populasi berdasarkan arah mata angin tidak menunjukkan perbedaan nyata, namun terdapat perbedaan nyata berdasarkan lahan, fase perkembangan, dan dinamika populasi selama periode pengamatan. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa suhu, kelembapan, dan curah hujan tidak berhubungan nyata terhadap perubahan populasi Ceroplastes sp. Perbedaan intensitas serangan dan struktur populasi kemungkinan berkaitan erat dengan karakteristik tanaman inang, kondisi budidaya, serta interaksi faktor biotik dan abiotik pada lokasi penelitian. | |