Show simple item record

dc.contributor.advisorFauzi, Akhmad
dc.contributor.advisorJuanda, Bambang
dc.contributor.advisorRahma, Hania
dc.contributor.authorBachruddin, Devi Triady
dc.date.accessioned2026-08-15T04:21:30Z
dc.date.available2026-08-15T04:21:30Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179354
dc.description.abstractPembangunan ekonomi lokal di Kabupaten Pandeglang menghadapi tantangan berupa ketimpangan akses infrastruktur, konektivitas wilayah, akses pasar, serta belum optimalnya integrasi antara kawasan perdesaan dan perkotaan. Penelitian ini bertujuan: (1) menghitung Indeks Keterkaitan Desa–Kota (IKDK) berdasarkan tujuh dimensi keterkaitan dan menganalisis hubungannya dengan kemiskinan serta Indeks Ekonomi Lokal (IEL); (2) mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi penguatan keterkaitan desa–kota; dan (3) merumuskan strategi penguatan keterkaitan desa–kota untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal. Penelitian menggunakan indeks komposit untuk mengukur IKDK, scatter plot dan analisis kuadran untuk mengidentifikasi pola hubungan IKDK dengan kemiskinan dan IEL, analisis MICMAC untuk menentukan faktor kunci, serta Theory of Change untuk merumuskan strategi dan jalur perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan desa–kota di Kabupaten Pandeglang memiliki tingkat dan karakteristik yang beragam antarwilayah. Wilayah dengan keterkaitan relatif tinggi cenderung didukung oleh akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan kedekatan dengan pusat pelayanan, sedangkan keterkaitan rendah berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur, konektivitas digital, akses informasi, dan pelayanan publik. Hasil analisis juga menunjukkan adanya keterkaitan antara kondisi keterhubungan wilayah dengan kemiskinan dan perkembangan ekonomi lokal. Analisis MICMAC mengidentifikasi kualitas jalan desa, kualitas sinyal internet, kerja sama antardaerah, dan kualitas tata kelola sebagai faktor kunci yang memiliki daya pengaruh tinggi terhadap sistem keterkaitan desa–kota. Berdasarkan temuan tersebut, strategi penguatan diarahkan pada peningkatan konektivitas infrastruktur dan digital, penguatan tata kelola dan kelembagaan, pengembangan sektor unggulan lokal, perluasan akses pasar, serta penguatan kerja sama antardesa dan antardaerah. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan keterkaitan desa–kota perlu ditempatkan sebagai pendekatan pembangunan wilayah yang terintegrasi untuk memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan pemerataan kesempatan, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah di Kabupaten Pandeglang.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenguatan Keterkaitan Desa-Kota dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Lokal di Kabupaten Pandeglangid
dc.title.alternativeStrengthening Village-City Linkages for Local Economic Development in Pandeglang Regency
dc.typeDisertasi
dc.subject.keywordKeterkaitan Desa–Kotaid
dc.subject.keywordindeks kompositid
dc.subject.keywordanalisis micmacid
dc.subject.keywordTheory of Changeid
dc.subject.keywordpengembangan ekonomi lokalid
dc.subtypeDissertations


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record