| dc.description.abstract | Okra ungu (Abelmoschus esculentus) memiliki potensi sebagai pangan fungsional karena mengandung antioksidan, serat, dan senyawa bioaktif. Penggunaan susu hewani pada puding membatasi konsumsi bagi vegetarian dan penderita intoleransi laktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi agar dan krimer nabati terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensori puding okra ungu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan beberapa formulasi. Parameter yang diamati meliputi warna, tekstur, proksimat, dan uji sensori hedonik serta mutu hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi agar meningkatkan kekuatan gel dan menghasilkan tekstur lebih padat. Formulasi F3 dengan penambahan agar 1,2% dan krimer 8% merupakan formulasi terbaik karena memiliki karakteristik fisik yang lebih baik dan memperoleh nilai rata-rata tertinggi pada uji hedonik untuk rasa, warna, aroma, tekstur, aftertaste, dan penilaian keseluruhan. Hasil analisis proksimat menunjukkan adanya perbedaan kadar air, protein, lemak, dan karbohidrat antar formulasi. Seluruh formulasi dapat diterima oleh panelis. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai daya simpan, analisis senyawa bioaktif, dan uji penerimaan konsumen yang lebih luas. | |