| dc.contributor.advisor | Mardiastuti, Ani | |
| dc.contributor.advisor | Mulyani, Yeni Aryati | |
| dc.contributor.author | Indrajati, Muhammad Farrel | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-15T04:03:16Z | |
| dc.date.available | 2026-08-15T04:03:16Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179323 | |
| dc.description.abstract | Burung memiliki nilai ekologis, edukatif, dan ekonomis sehingga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata birdwatching. Desa Pantai Sederhana, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi memiliki habitat mangrove dan tambak yang mendukung komunitas burung yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komunitas burung, menganalisis potensi kedua habitat sebagai lokasi birdwatching, serta menyusun rekomendasi pengelolaannya. Inventarisasi burung dilakukan menggunakan metode daftar jenis MacKinnon dan encounter rates. Analisis komunitas meliputi indeks keanekaragaman Shannon–Wiener, kekayaan jenis, kemerataan, dan dominansi. Hasil penelitian mencatat 46 spesies burung yang tergolong dalam 26 famili dan 12 ordo. Habitat mangrove mendukung 36 spesies dengan 1.764 individu, sedangkan habitat tambak mendukung 37 spesies dengan 1.654 individu. Kedua habitat memiliki keanekaragaman tinggi dan dominansi rendah sehingga berpotensi sebagai lokasi birdwatching. Jalur birdwatching sepanjang 3,6 km di habitat mangrove dan 1,3 km di habitat tambak direkomendasikan untuk mendukung konservasi burung dan pengembangan ekowisata di Muara Gembong. | |
| dc.description.abstract | Birds provide important ecological, educational, and economic values and have strong potential for birdwatching tourism. Pantai Sederhana Village, Muara Gembong, Bekasi Regency, contains mangrove and aquaculture pond habitats that support diverse bird communities. This study aimed to identify bird communities, assess the birdwatching potential of both habitats, and develop management recommendations. Bird surveys were conducted using the MacKinnon species list and encounter rate methods. Community analysis included the Shannon–Wiener diversity index, species richness, evenness, and dominance. A total of 46 bird species belonging to 26 families and 12 orders were recorded. The mangrove habitat supported 36 species with 1,764 individuals, while the aquaculture pond habitat supported 37 species with 1,654 individuals. Both habitats showed high diversity and low dominance, indicating good potential for birdwatching. Birdwatching routes of 3,6 km in the mangrove habitat and 1,3 km in the aquaculture pond habitat are recommended to support bird conservation and ecotourism in Muara Gembong. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Keanekaragaman Jenis Burung pada Dua Tipe Habitat sebagai Potensi Wisata Birdwatching di Muara Gembong, Bekasi | id |
| dc.title.alternative | Diversity of Bird Species in Two Habitat Types as a Potential for Birdwatching Tourism in Muara Gembong, Bekasi | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | burung air | id |
| dc.subject.keyword | birdwatching | id |
| dc.subject.keyword | encounter rates | id |
| dc.subject.keyword | Muara Gembong | id |
| dc.subject.keyword | wisata alam | id |
| dc.subject.keyword | Nature-based Tourism | id |
| dc.subject.keyword | Waterbirds | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |