Pengaruh Komersialisasi dan Irigasi terhadap Efisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah di Pulau Jawa dan Luar Jawa
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
safitri, widya
Utami, Anisa Dwi
Kusnadi, Nunung
Metadata
Show full item recordAbstract
Produktivitas padi di Indonesia menunjukkan peningkatan yang relatif lambat meskipun berbagai inovasi teknologi pertanian terus berkembang. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada kemampuan petani dalam memanfaatkan teknologi secara efisien. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan efisiensi teknis melalui penguatan komersialisasi usahatani, sehingga petani lebih berorientasi pada pasar dan terdorong untuk mengalokasikan faktor produksi secara optimal. Selain itu, ketersediaan irigasi turut mendukung efisiensi melalui penyediaan air yang memadai selama proses budidaya. Namun, ketimpangan infrastruktur irigasi, akses pasar, dan teknologi antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa menyebabkan perbedaan efisiensi teknis antarwilayah, sehingga diperlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi heterogenitas teknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komersialisasi terhadap efisiensi teknis usahatani padi sawah di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, menganalisis pengaruh irigasi dan nonirigasi terhadap efisiensi teknis usahatani padi sawah di kedua wilayah tersebut, serta menganalisis tingkat efisiensi teknis usahatani padi sawah di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Penelitian menggunakan data sekunder cross-section Survei Rumah Tangga Usaha Tanaman Padi tahun 2013 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Meta Stochastic Frontier Analysis (Meta-SFA) dengan fungsi produksi Cobb–Douglas untuk mengestimasi Technical Efficiency (TE), Technology Gap Ratio (TGR), dan Meta Technical Efficiency (MTE), sehingga perbedaan teknologi produksi antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa dapat diperhitungkan dalam pengukuran efisiensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komersialisasi berpengaruh positif terhadap efisiensi teknis usahatani padi sawah. Petani yang lebih berorientasi pasar cenderung memanfaatkan input produksi secara lebih efisien sehingga mampu meningkatkan kinerja usahatani. Irigasi juga berpengaruh positif terhadap efisiensi teknis karena meningkatkan efektivitas penggunaan faktor produksi. Analisis metafrontier menunjukkan adanya perbedaan efisiensi teknis dan kesenjangan teknologi antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, di mana petani di Pulau Jawa memiliki tingkat efisiensi yang relatif lebih tinggi.
Kata kunci: komersialisasi, irigasi, efisiensi teknis, metafrontier, usahatani padi sawah.
Collections
- MF - Economic and Management [3351]

