Show simple item record

dc.contributor.advisorNurhadryani, Yani
dc.contributor.advisorAhmad, Hafidlotul Fatimah
dc.contributor.authorTanjung, Pandu Persada
dc.date.accessioned2026-08-15T03:27:40Z
dc.date.available2026-08-15T03:27:40Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179275
dc.description.abstractPertumbuhan video pendek Instagram Reels menjadi sumber informasi strategis, namun analisisnya belum optimal karena keterbatasan metode analisis. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode pelabelan otomatis dan pengaruhnya terhadap klasifikasi machine learning. Data bersumber dari transkripsi 766 video Instagram Reels terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan Whisper. Metodologi membandingkan dua pendekatan pelabelan, yaitu InSet dan DeepSeek, yang kemudian diklasifikasikan menggunakan algoritma Naive Bayes. Hasil pengujian skor Cohen's kappa dan agreement menunjukkan kualitas pelabelan DeepSeek lebih unggul daripada InSet. Melalui pengujian empat skenario pemodelan dan pertimbangan kualitas label, model DeepSeek Imbalanced terbukti paling optimal dengan capaian akurasi 66,7%, macro F1-score 41,8%, serta karakteristik good fit pada learning curve.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerbandingan Automatic Labelling dalam Klasifikasi Naive Bayes untuk Analisis Sentimen Data Transkripsi Video Pendekid
dc.title.alternativeA Comparison of Automatic Labelling in Naive Bayes Classification for Sentiment Analysis of Short Video Transcription Data
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordanalisis sentimenid
dc.subject.keywordautomatic labelingid
dc.subject.keywordMakan Bergizi Gratis (MBG)id
dc.subject.keywordinstagram reelsid
dc.subject.keywordNaive Bayesid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record