| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi digital, khususnya melalui integrasi Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan Big Data Analytics dalam era Marketing 6.0, telah mengubah strategi pemasaran dan perilaku konsumen. Salah satu implementasinya adalah affiliate program pada platform e-grocery yang menawarkan efisiensi biaya pemasaran, meningkatkan kesadaran merek, serta memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan dan pengguna. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 di wilayah Jakarta dengan melibatkan 500 pengguna platform e-grocery Y yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Responden merupakan pengguna aktif selama minimal satu tahun pada kategori mom and baby. Penelitian menggunakan pendekatan marketing experimental dengan analisis Two-Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc menggunakan SPSS untuk mengevaluasi pengaruh perlakuan pada tiga kelompok responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pengiriman (Blast Time) berpengaruh signifikan terhadap Total Click (F = 8,362; p = 0,005) dan Total Applied (F = 11,596; p = 0,001). Selain itu, jenis media penyampaian pesan (Treatment Type) juga berpengaruh signifikan terhadap Total Click (F = 5,463; p < 0,001) dan Total Applied (F = 9,065; p < 0,001). Sebaliknya, interaksi antara waktu pengiriman dan jenis media tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Total Click (p = 0,221) maupun Total Applied (p = 0,311). Hasil uji lanjut Post Hoc menunjukkan bahwa In-App Banner menghasilkan rata-rata Total Click tertinggi (7,33), sedangkan kombinasi WhatsApp Blast + In-App Banner menghasilkan rata- rata Total Applied tertinggi (6,14). Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan media dan waktu pengiriman merupakan faktor penting dalam meningkatkan user engagement pada program afiliasi Platform Y. | |