Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi pada Lahan Berlereng Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) di Dusun Pandan Arum
Abstract
Penelitian ini bertujuan memetakan faktor-faktor laju erosi aktual
menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan memetakan
tingkat bahaya erosi (TBE) berdasarkan laju erosi dan kedalaman solum tanah
menggunakan teknik analisis geospasial. Penelitian dilaksanakan di Dusun Pandan
Arum, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi
(ketinggian 700–800 m, seluas 201 Ha) pada bulan September hingga Desember
2025. Berdasarkan rumus yang digunakan, lima jenis peta dianalisis sebagai dasar
perhitungan laju erosi yaitu, peta erosivitas hujan, peta erodibilitas tanah, peta
panjang dan kemiringan lereng, peta penggunaan lahan, dan peta tindakan
konservasi. Proses perhitungan (raster calculator) kelima peta dilakukan untuk
memperoleh laju erosi. Tingkat bahaya erosi kemudian laju erosi dihitung
berdasarkan klasifikasi solum tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta laju
erosi aktual didominasi kelas sangat ringan (<15 ton/ha/tahun) seluas 142.84 ha,
kelas ringan (15-60 ton/ha/tahun) seluas 37.32 ha, kelas sedang (60-180
ton/ha/tahun) seluas 15.43 ha, dan kelas berat (180-480 ton/ha/tahun) seluas 0.31
ha. Tingkat bahaya erosi didominasi kelas ringan seluas 142.84 ha, kelas sedang
seluas 37.32 ha, dan kelas berat seluas 15.42 ha, dan kelas sangat berat 0.31 ha.
Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar lahan di Dusun Pandan
Arum berada pada tingkat bahaya erosi rendah, area seluas 15,42 ha dan 0,31 ha
yang tergolong kelas berat dan sangat berat memerlukan prioritas penanganan
konservasi tanah, seperti penerapan teknik terasering atau perbaikan pola tanam,
guna mencegah degradasi lahan lebih lanjut.

