| dc.description.abstract | Indonesia telah memasuki penuaan penduduk. Hipertensi menjadi penyakit tidak menular yang paling banyak dialami lansia, sedangkan penurunan fungsi fisiologis turut memengaruhi kemampuan makan yang berdampak pada asupan protein. Penelitian ini mengembangkan sup krim instan berbasis sukun dan ikan lele untuk lansia. Rancangan acak lengkap diterapkan dengan tiga rasio tepung sukun dan tepung ikan lele: F1 (50:50), F2 (65:35), dan F3 (80:20). Pengamatan meliputi karakteristik fisik, evaluasi sensori, analisis proksimat, daya cerna protein, bioaksesibilitas kalium, kontribusi gizi terhadap AKG, serta biaya produksi dan harga jual. Formula terpilih memiliki kadar air 5,75%, abu 7,94%, protein 18,32%, lemak 12,24%, karbohidrat 55,75%, kalium 782,68 mg/100 g, daya cerna protein 75,50%, dan bioaksesibilitas kalium 74,72%, memenuhi SNI 01-4967-1999. Satu sajian (16 g) menyuplai 65 kkal, 2,9 g protein, dan 125,23 mg kalium sehingga memenuhi klaim sumber protein dan kalium berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 1 Tahun 2022. Produk ini berpotensi sebagai makanan selingan, namun densitas energinya masih perlu ditingkatkan agar memenuhi standar minimal. | |