| dc.description.abstract | Sludge industri bumbu masak mengandung bahan organik dan unsur hara,
tetapi kadar air dan kandungan beberapa logam membatasi pemanfaatannya secara
langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons pertumbuhan kangkung
serta sifat kimia dan biologi tanah terhadap sepuluh perlakuan formulasi sludge
50%, arang sekam, kompos, dan chelating agent. Penelitian menggunakan
rancangan kelompok acak lengkap satu faktor dengan perlakuan citric acid dan
ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA) pada taraf 0%, 50%, 75%, 100%, dan
125%, masing-masing dengan tiga ulangan. Pertumbuhan diamati sampai lima
minggu setelah tanam. Sifat biologi tanah meliputi populasi mikrob total dan fungi
total, sedangkan sifat kimia meliputi kadar air, C-organik, pH, N-total, P-total, dan
K-total. Perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter
batang, jumlah daun, dan bobot segar. Perlakuan berpengaruh nyata terhadap
populasi mikrob dan fungi serta berpengaruh sangat nyata terhadap pH tanah.
Populasi mikrob tertinggi diperoleh pada E1 sebesar 8,11 × 106 CFU g?¹ tanah,
sedangkan populasi fungi tertinggi diperoleh pada E3 sebesar 3,47 × 104 CFU g?¹
tanah. Perlakuan citric acid menghasilkan pH lebih rendah dibandingkan EDTA.
Respons formulasi terdeteksi pada sifat biologi dan pH tanah, tetapi belum
terdeteksi pada pertumbuhan kangkung selama satu periode tanam. | |