Penerapan Robust Watermarking pada Citra Raster Melalui Blending Dua Watermark dengan Discrete Wavelet Transform dan Discrete Cosine Transform
Date
2026Author
Pangestu, Sigit Raditya
Neyman, Shelvie Nidya
Rahmawan, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko pencurian dan pelanggaran hak cipta pada karya digital. Salah satu cara untuk melindungi karya dari kejahatan adalah dengan menyisipkan blended watermark. Penerapan blend watermarking pada citra gambar raster merupakan metode yang digunakan untuk menyisipkan lebih dari satu watermark pada sebuah gambar. Dalam penelitian ini, jenis watermark yang digunakan adalah robust watermark. Algoritma yang digunakan adalah Discrete Wavelet Transform (DWT) dan Discrete Cosine Transform (DCT). Algoritma DWT digunakan untuk mendekomposisi citra dan membagi citra menjadi sub-band frekuensi. Sedangkan algoritma DCT digunakan untuk mengubah citra ke dalam domain frekuensi dan menyisipkan watermark pada koefisien DCT dan sub-band yang dipilih. Melalui kombinasi DWT-DCT dan teknik blending, penyisipan watermark dilakukan dengan tujuan meningkatkan keamanan dan ketahanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode mampu mempertahankan kualitas citra dengan nilai SSIM di atas 0,90 pada kondisi tanpa serangan. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa metode mampu mempertahankan kualitas citra dan ketahanan watermark, terutama terhadap serangan cropping. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknik penyisipan watermark pada citra gambar raster dengan menggabungkan algoritma DWT dan algoritma DCT. The advancement of digital technology increases the risk of theft and copyright infringement regarding digital works. One way to protect works against such illicit acts is by embedding a blended watermark. The application of blending watermarking on raster image is a method used to embed more than one watermark in an image. In this research, the types of watermark used is robust watermark. The Discrete Wavelet Transform (DWT) and Discrete Cosine Transform (DCT) algorithm are employed for embedding the robust watermark. The DWT algorithm is used to decompose the image and divide the image into frequency sub-bands. While the DCT algorithm is used to convert the image into the frequency domain and insert a watermark on the DCT coefficient and the selected sub-band. Through a combination of DWT-DCT and blending techniques, watermark insertion is performed with the aim of increasing security and robustness. Test results demonstrate that the method is capable of maintaining image quality with an SSIM value above 0.90 under attack-free conditions. The results also show that the method maintains image quality and watermark robustness, particularly against cropping attacks. The findings of this research are expected to contribute to the development of watermark embedding techniques in raster images by combining the DWT and DCT algorithms.
Collections
- UF - Computer Science [194]

