Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Lukytawati
dc.contributor.advisorNovianti, Tanti
dc.contributor.authorTridharma, Raditya Ramzi
dc.date.accessioned2026-08-14T06:21:48Z
dc.date.available2026-08-14T06:21:48Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178755
dc.description.abstractGlobalisasi telah menjadi salah satu fenomena paling menentukan dalam dinamika perekonomian dunia sejak awal abad ke-21. Integrasi lintas negara melalui perdagangan, arus modal, dan mobilitas tenaga kerja menjadikan pertumbuhan ekonomi tidak lagi ditentukan semata oleh faktor domestik, melainkan juga oleh guncangan eksternal berskala global. Krisis finansial 2008– 2009 dan pandemi COVID-19 2020 menunjukkan bagaimana keterhubungan antarnegara mempercepat transmisi krisis, sekaligus mempercepat proses pemulihan melalui integrasi pasar dan kebijakan fiskal serta moneter. Namun, pola pertumbuhan PDB dunia memperlihatkan heterogenitas yang tajam: negara berpendapatan tinggi relatif lebih stabil, negara menengah cenderung fluktuatif, dan negara berpendapatan rendah paling rentan terhadap volatilitas. Fenomena ini menegaskan perlunya analisis komparatif untuk memahami bagaimana kanal-kanal globalisasi bekerja secara berbeda pada tiap kelompok pendapatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh globalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi dengan membedakan kelompok negara berdasarkan tingkat pendapatan. Globalisasi dioperasionalisasikan melalui tiga kanal utama, yaitu Foreign Direct Investment (FDI), remitansi, dan keterbukaan perdagangan, dengan kualitas institusi sebagai variabel moderasi. Data panel lintas negara periode 2000– 2024 dari World Bank digunakan, dengan metode ekonometrika panel dan robust standard errors untuk mengestimasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya heterogenitas dampak globalisasi: FDI berkontribusi signifikan pada negara berpendapatan menengah, remitansi lebih dominan pada negara berpendapatan rendah, sementara keterbukaan perdagangan mempercepat pertumbuhan tetapi meningkatkan kerentanan terhadap guncangan eksternal. Moderasi kualitas institusi terbukti memperkuat pengaruh FDI dan keterbukaan perdagangan, khususnya pada negara dengan kapasitas kelembagaan yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa globalisasi tidak menghasilkan dampak homogen, melainkan bergantung pada kanal integrasi dan kualitas institusi masingmasing negar
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Pengaruh Globalisasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan Tingkat Pendapatan Negaraid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordFDIid
dc.subject.keywordketerbukaan perdaganganid
dc.subject.keywordpertumbuhan ekonomiid
dc.subject.keywordremitansiid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record