| dc.contributor.advisor | Setiawan, Sonni | |
| dc.contributor.advisor | Risdiyanto, Idung | |
| dc.contributor.author | Akhwati, Anisa Sri | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-14T04:52:39Z | |
| dc.date.available | 2026-08-14T04:52:39Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178651 | |
| dc.description.abstract | Perubahan iklim dan tingginya variabilitas cuaca menyebabkan prediksi
curah hujan dan suhu udara harian menjadi semakin penting, khususnya di
Kabupaten Garut yang memiliki kondisi topografi beragam dan rawan bencana
hidrometeorologi. Penelitian ini bertujuan membangun serta membandingkan
kinerja model Long Short-Term Memory (LSTM) dan Gated Recurrent Unit (GRU)
dalam memprediksi curah hujan dan suhu udara harian di Kabupaten Garut.
Penelitian menggunakan data harian curah hujan dan suhu udara NASA POWER
periode 2016–2025. Data dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji, kemudian
melalui tahap prapemrosesan berupa transformasi logaritmik, normalisasi
MinMaxScaler, serta pengujian tambahan menggunakan smoothing simple moving
average. Kombinasi hyperparameter terbaik diperoleh menggunakan metode
random search, sedangkan performa model dievaluasi menggunakan Root Mean
Squared Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), dan Mean Absolute Scaled
Error (MASE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan smoothing
meningkatkan akurasi prediksi pada kedua model dengan menurunkan nilai RMSE,
MAE, dan MASE. Model LSTM menghasilkan nilai kesalahan yang lebih rendah
dibandingkan GRU, untuk data tanpa maupun dengan smoothing, sehingga dipilih
sebagai model terbaik untuk prediksi curah hujan dan suhu udara harian di
Kabupaten Garut. | |
| dc.description.abstract | Climate change and increasing weather variability have made daily rainfall
and air temperature prediction increasingly important, particularly in Garut
Regency, which has diverse topographic conditions and is prone to
hydrometeorological disasters. This study aimed to develop and compare the
performance of the Long Short-Term Memory (LSTM) and Gated Recurrent Unit
(GRU) models for daily rainfall and air temperature prediction in Garut Regency.
The study utilized daily rainfall and air temperature data obtained from NASA
POWER for the 2016–2025 period. The dataset was divided into 80% training data
and 20% testing data, followed by preprocessing, including logarithmic
transformation, MinMaxScaler normalization, and additional experiments using
simple moving average smoothing. The optimal hyperparameter combination was
determined using the random search method, while model performance was
evaluated using Root Mean Squared Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE),
and Mean Absolute Scaled Error (MASE). The results showed that the application
of smoothing improved the predictive performance of both models by reducing
RMSE, MAE, and MASE values. The LSTM model produced lower prediction
errors than the GRU model for both the original and smoothed datasets, making it
the best-performing model for daily rainfall and air temperature prediction in Garut
Regency. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Komparasi Model LSTM dan GRU untuk Prediksi Curah Hujan dan Suhu Udara Harian di Kabupaten Garut | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | curah hujan | id |
| dc.subject.keyword | Gated Recurrent Unit (GRU) | id |
| dc.subject.keyword | Long Short-Term Memory (LSTM) | id |
| dc.subject.keyword | prediksi | id |
| dc.subject.keyword | suhu udara | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |