Aktivitas Antioksidan dan Karakterisasi Metabolit Sekunder dari Bakteri Endofit Asal Hoya diversifolia
Abstract
Stres oksidatif merupakan suatu kondisi patofisiologis yang timbul sebagai konsekuensi dari ketidakseimbangan antara laju produksi reactive oxygen species (ROS) dengan kapasitas sistem pertahanan antioksidan endogen dalam menetralisirnya, sehingga berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif. Kondisi tersebut mendorong pencarian sumber antioksidan alami yang berkelanjutan, salah satu di antaranya merupakan bakteri endofit yang berperan dalam biosintesis metabolit bioaktif. Hoya diversifolia diketahui mengandung senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, tetapi bakteri endofit yang berasosiasi dengannya masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri endofit asal H. diversifolia, mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak kasar bakteri endofit, serta mengkarakterisasi metabolit putatif dari ekstrak kasar bakteri endofit. Penelitian dilakukan melalui isolasi bakteri endofit dari daun dan bunga H. diversifolia, karakterisasi morfologi koloni dan pewarnaan Gram, skrining patogenisitas, ekstraksi metabolit menggunakan etil asetat, pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, identifikasi molekuler berdasarkan gen 16S rRNA, serta analisis profil metabolit menggunakan LC–HRMS yang dilanjutkan
dengan anotasi metabolit putatif. Sebanyak 16 isolat bakteri endofit berhasil diperoleh, yang terdiri atas 14 isolat berasal dari bagian bunga dan 2 isolat lainnya berasal dari bagian daun. Berdasarkan karakteristik morfologi dan pewarnaan Gram, empat isolat dipilih untuk analisis lanjutan. Seluruh isolat menunjukkan ?-hemolisis dan tidak menimbulkan reaksi hipersensitivitas. Di antara seluruh isolat, HDF7 menghasilkan
rendemen ekstrak kasar tertinggi 0,195% serta Kapasitas antioksidan yang cukup kuat teramati, dengan nilai IC50 mencapai 29,88 ± 5,06 µg/mL. Identifikasi molekuler melalui analisis gen 16S rRNA menunjukkan bahwa isolat HDF7 berkerabat paling dekat dengan anggota genus Pseudomonas juntendi BML3. Analisis LC–HRMS mengungkap keberadaan beberapa metabolit putatif, yaitu scopoletin, quinic acid, L-tryptophan, indole-3-ethanol, N-heptanoyl-L-homoserine lactone, dan citric acid, yang diduga berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan
ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri endofit yang berasosiasi dengan H. diversifolia, khususnya isolat HDF7, berpotensi sebagai sumber metabolit antioksidan alami dan layak dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian mengenai identifikasi senyawa serta evaluasi bioaktivitasnya.

