Penambahan Ekstrak Pasak Bumi dngan Binder yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei
Abstract
REGA FIRGIAWAN ANWAR. Penambahan Ekstrak Pasak Bumi Dengan Binder Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei. Dibimbing oleh JULIE EKASARI dan WIYOTO. Udang vaname Litopenaeus vannamei merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar domestik maupun internasional. Masalah utama dalam budidaya udang global adalah pertumbuhan. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan udang vaname adalah pendekatan melalui nutrisi yang dapat dilakukan dengan penambahan bahan fitofarmaka seperti pasak bumi namun dalam upaya ini perlu adanya binder yang baik dalam mengikat kandung ekstrak pasak bumi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji efektivitas berbagai macan bahan binder yang terbaik dalam mengikat kandungan ekstrak pasak bumi pada pakan yang berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini terdiri dari empat perlakuan, yaitu perlakuan K sebagai kontrol menggunakan putih telur + minyak ikan , perlakuan BA menggunakan agar powder + minyak ikan dosis 0,5 mL L-1 pakan, perlakuan BP menggunakan progol + minyak ikan dosis 0,5 mL L-1 pakan, dan perlakuan BL menggunakan lignobond + minyak ikan dosis 0,5% mL L-1 pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan BP memberikan hasil optimal untuk kinerja pertumbuhan udang dilihat dari pertumbuhan udangnya. The vanamei shrimp Litopenaeus vannamei is one of the leading aquaculture commodities with high economic value in both domestic and international markets. The main issue in global shrimp aquaculture is growth. One approach to optimizing vanamei shrimp growth is through nutrition, which can be achieved by adding phytopharmaceuticals such as pasak bumi; however, this requires a suitable binder to effectively incorporate the pasak bumi extract into the feed. The objective of this study was to evaluate the effectiveness of various types of binders in effectively binding the active components of pasak bumi extract in feed, which in turn affects the growth performance of vanamei shrimp. This study consisted of four treatments: Treatment K (control) using egg white + fish oil; Treatment BA using agar powder + fish oil at a dose of 0.5 mL L?¹ of feed; Treatment BP using progol + fish oil at a dose of 0.5 mL L?¹ of feed; and Treatment BL using lignobond + fish oil at a dose of 0.5% mL L?¹ of feed. The results showed that treatment BP yielded optimal growth performance in the shrimp, as evidenced by their growth rates.

