PROGRAM CSR PT INDOCMENT MELALUI P4M DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BINAAN
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
PUTRI, DELA WATIC SUYATNO
Pratama, Agief Julio
Situmeang, Widya Hasian
Metadata
Show full item recordAbstract
DELA WATIC SUYATNO PUTRI. Program CSR PT Indocement melalui P4M
dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Binaan. Dibimbing oleh AGIEF JULIO
PRATAMA dan WIDYA HASIAN SITUMEANG.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocement Tunggal
Prakarsa Tbk. melalui Pusat Penelitian, Pelatihan, dan Pemberdayaan Masyarakat
(P4M) merupakan upaya perusahaan dalam tanggung jawab sosial untuk
mendukung pemberdayaan masyarakat desa binaan melalui kegiatan pelatihan
pertanian, peternakan, dan perikanan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis
pelaksanaan program CSR PT Indocement melalui P4M, menganalisis tingkat
pengetahuan dan keterampilan masyarakat binaan, serta menganalisis manfaat
program dalam kerangka triple bottom line pada aspek people. Penelitian
menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode survei, observasi,
wawancara, dan studi dokumentasi. Responden penelitian berjumlah 77 orang yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari kelompok tani binaan yang
mengikuti kegiatan pelatihan P4M. Pelaksanaan program CSR PT Indocement
melalui P4M berjalan dengan baik dalam mendukung pemberdayaan masyarakat
desa binaan. Faktor efektivitas menunjukkan bahwa program pelatihan mampu
meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam bidang pertanian,
peternakan, dan perikanan. Faktor kesesuaian menunjukkan bahwa materi pelatihan
dan bantuan yang diberikan telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta potensi
wilayah setempat. Faktor pemberdayaan berada pada kategori baik yang
ditunjukkan oleh kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuan dan
keterampilan yang diperoleh untuk kegiatan budidaya. Tingkat pengetahuan dan
keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan juga menunjukkan kategori tinggi
dan baik. Program memberikan manfaat pada aspek people dalam konsep Triple
Bottom Line melalui peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan pemberdayaan,
serta peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat binaan. Namun, manfaat
program belum dirasakan secara merata sehingga diperlukan perluasan jangkauan
program dan peningkatan pendampingan. DELA WATIC SUYATNO PUTRI. PT Indocement's CSR programme through
P4M in Empowering Local Village Communities. Supervised by AGIEF JULIO
PRATAMA and WIDYA HASIAN SITUMEANG.
The Corporate Social Responsibility (CSR) program of PT Indocement
Tunggal Prakarsa Tbk. through the Center for Research, Training, and Community
Empowerment (P4M) is an initiative aimed at supporting community empowerment
in assisted villages through agricultural, livestock, and fisheries training programs.
This study aimed to analyze the implementation of PT Indocement's CSR program
through P4M, assess the levels of knowledge and skills among beneficiary
communities, and examine the program's benefits within the Triple Bottom Line
framework, particularly the people aspect. The study employed a mixed-methods
approach using surveys, observations, interviews, and document analysis. A total
of 77 respondents were selected through purposive sampling from farmer groups
participating in P4M training activities. The results showed that the implementation
of PT Indocement's CSR program through P4M has effectively supported
community empowerment in assisted villages. The effectiveness aspect indicated
that the training programs improved participants' understanding and capabilities in
agriculture, livestock farming, and fisheries. The suitability aspect revealed that the
training materials and assistance provided were aligned with community needs and
local potential. The empowerment aspect was categorized as good, as reflected in
the community's ability to utilize the knowledge and skills acquired through the
training for cultivation activities. Participants' levels of knowledge and skills after
attending the training were also categorized as high and good. Furthermore, the
program contributed to the people dimension of the Triple Bottom Line concept
through capacity building, strengthened community empowerment, and improved
social welfare among beneficiary communities. However, the program's benefits
have not been experienced equally by all community members, indicating the need
to expand program outreach and enhance mentoring activities.

