Show simple item record

dc.contributor.advisorWiyoto
dc.contributor.advisorPermatasari, Sheny
dc.contributor.authorFALAH, HANDIKA DWI AL
dc.date.accessioned2026-08-14T03:42:38Z
dc.date.available2026-08-14T03:42:38Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178560
dc.description.abstractThe increased use of immunostimulants has been driven by frequent disease outbreaks caused by bacteria, viruses, or parasites that hinder the development of the koi Cyprinus rubrofuscus aquaculture sector. A significant challenge is the limited number of antibiotics approved for fish management, largely due to consumer concerns regarding the accumulation of substances in the environment. The use of natural immunostimulants offers a promising alternative for boosting the immunity of fish fry. Aqueous extract of papaya seeds is one herbal preparation that has demonstrated antioxidant activity in fibroblasts. This study evaluated a control group (K) alongside three experimental treatments: feed supplemented with papaya seed extract at 25 mL/kg (EB25), 50 mL/kg (EB50), and 75 mL/kg (EB75). The results indicate that the application of papaya seed extract influenced the health and growth of the koi fry. The optimal results were observed in the EB75 group, which achieved the highest specific length growth rate (0.02 ± 0.002%) and a high leukocyte count (43.7 × 10³ cells/µL).
dc.description.abstractPeningkatan pemanfaatan imunostimulan dipicu oleh seringnya muncul wabah penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang menghambat perkembangan sektor budidaya ikan koi Cyprinus rubrofuscus. Permasalahan yang muncul adalah hanya sedikit antibiotik yang diizinkan untuk aplikasi dalam pengelolaan ikan, hal ini disebabkan oleh kepedulian konsumen mengenai penumpukan zat di lingkungan. Pentingnya penerapan imunostimulan alami bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan imun benih ikan. Ekstrak air dari biji pepaya adalah salah satu ramuan herbal yang menunjukkan kemampuan antioksidan pada fibroblast. Penelitian ini menggunakan perlakuan kontrol tanpa penambahan ekstrak biji pepaya (K), perlakuan 1 yaitu pakan dengan tambahan ekstrak biji pepaya 25 mL/kg pakan (EB25), perlakuan 2 yaitu pakan dengan tambahan ekstrak biji pepaya 50 mL/kg pakan (EB50), perlakuan 3 yaitu pakan dengan tambahan ekstrak biji pepaya 75 mL/kg pakan (EB75). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ekstrak biji pepaya mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan benih ikan koi. Perlakuan terbaik diperoleh pada EB75 yang menghasilkan laju pertumbuhan panjang spesifik terbaik sebesar (0,02±0,002%) serta kadar leukosit yang tinggi sebesar (43,7 × 103 sel/µL).
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAplikasi Ekstrak Biji Pepaya untuk Pertumbuhan dan Kesehatan Benih Ikan Koi Cyprinus rubrofuscusid
dc.title.alternativeApplication of Papaya Seed Extract for the Growth and Health of Koi Cyprinus rubrofuscus Fry
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordkoi fryid
dc.subject.keywordphytopharmaceuticalsid
dc.subject.keywordhematologyid
dc.subject.keywordgrowthid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record