Show simple item record

dc.contributor.advisorFaqih, Akhmad
dc.contributor.advisorLinarka, Utoyo Ajie
dc.contributor.authorSHABRINA, FILDZA SALIMATU
dc.date.accessioned2026-08-14T01:35:52Z
dc.date.available2026-08-14T01:35:52Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178537
dc.description.abstractSurabaya adalah kota yang rentan terhadap genangan akibat kenaikan permukaan laut dan penurunan muka tanah karena terletak di pesisir dengan elevasi rendah. Studi ini memproyeksikan kenaikan permukaan laut dan memetakan genangan pesisir di Surabaya dengan mempertimbangkan faktor global, regional, dan lokal di bawah skenario iklim SSP2-4.5 dan SSP5-8.5. Genangan permanen diproyeksikan dengan menggabungkan kenaikan permukaan laut global, data altimetri muka laut, dan deformasi vertikal yang diperoleh dengan metode DInSAR. Genangan periodik diproyeksikan dengan menambahkan nilai pasang tinggi pada periode ulang 2, 10, dan 50 tahun. Proyeksi kenaikan permukaan laut di Surabaya pada tahun 2060 mencapai 0,486 m untuk SSP2-4.5 dan 0,632 m untuk SSP5-8.5. Rata-rata laju deformasi permukaan tanah berkisar antara -0,061 hingga 0,037 m/tahun. Pada tahun 2060, sekitar 20% wilayah Surabaya diproyeksikan akan tergenang secara permanen dengan ketinggian rata-rata mencapai 2,08 m dan luas genangan sebesar 6.776 ha untuk SSP2-4.5, dan tinggi mencapai 2,11 m dengan luas 7.175 ha untuk SSP5-8.5. Hasil proyeksi genangan periodik menunjukkan hampir 50% tinggi genangan berada pada rentang 0 hingga 2 meter pada seluruh periode proyeksi. Dampak genangan meliputi aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi, terutama di daerah dengan genangan tinggi, seperti pantai timur dan utara Surabaya.
dc.description.abstractSurabaya is a city that is vulnerable to inundation from sea level rise and land surface deformation because it lies on the coast at low elevation. This study projects sea level rise and maps coastal inundation in Surabaya, accounting for global, regional, and local factors under SSP2-4.5 and SSP5-8.5 climate scenarios. Permanent inundation is projected by combining global sea level rise, altimetry data, and vertical deformation from DInSAR. For periodic inundation, projections add high tide values at 2, 10, and 50 year return periods. Projected sea level rise in Surabaya by 2060 is 0,486 m for SSP2-4.5 and 0,632 m for SSP5-8.5. The average annual land-surface deformation rate ranges from -0,061 to 0,037 m/year. Approximately 20% of Surabaya is projected to be permanently inundated, with average inundation depths of 2,08 and 2,11 m and inundated areas of 6.776 and 7.175 ha under SSP2-4.5 and SSP5-8.5, respectively. The results of the periodic inundation projections show that almost 50% of the inundation height is in the range of 0 to 2 meters in all projection periods. The impacts of inundation include social, environmental, and economic aspects, especially in areas with high inundation, such as the eastern and northern coasts of Surabaya.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleProyeksi Kenaikan Muka Laut dan Dampaknya Terhadap Genangan di Pesisir Kota Surabayaid
dc.title.alternativeSea Level Rise Projection and Its Impact on Coastal inundation in Surabaya City
dc.typeSkripsi
dc.subject.keyworddeformasi muka tanahid
dc.subject.keywordDInSARid
dc.subject.keywordgenanganid
dc.subject.keywordpasang surut lautid
dc.subject.keywordpermukaan laut relatifid
dc.subject.keywordland deformationid
dc.subject.keywordinundationid
dc.subject.keywordrelative sea levelid
dc.subject.keywordtidal oceanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record