| dc.contributor.advisor | Dharmawan, Leonard | |
| dc.contributor.author | BANAFSHAH, AINI WANTI | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-13T11:54:49Z | |
| dc.date.available | 2026-08-13T11:54:49Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178532 | |
| dc.description.abstract | Perkembangan gaya hidup masyarakat urban di Jakarta mendorong pergeseran aktivitas produktif dari ruang formal ke ruang semi publik yang lebih fleksibel. Meningkatnya jumlah pendatang usia produktif memicu tingginya kebutuhan informasi mengenai ruang produktif yang terkurasi. Namun, informasi yang tersedia masih tersebar di berbagai platform, sehingga masyarakat kesulitan menemukan ruang yang sesuai kebutuhan.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur. Prosedur kerja mengacu pada model ADDIE (Analisis, Pengembangan, Desain, Evaluasi) sebagai kerangka produksi, sedangkan perancangan visual menggunakan prinsip CRAP (Kontras, Pengulangan, Perataan, Kedekatan) dari Robin Williams dengan konsep urban minimalis.
Hasil proyek berupa buku elektronik interaktif berjudul "Urban Productive Space in Jakarta: A Guidebook for Working, Reading, and Learning", diproduksi menggunakan Canva dan diterbitkan melalui Heyzine Flipbook. Buku elektronik didistribusikan melalui situs Jaklitera milik Perpustakaan Jakarta dan TikTok @productivecorners. Tantangan yang dihadapi meliputi koordinasi tim, kendala lapangan, keterbatasan sumber daya, serta hambatan kreatif menjaga konsistensi visual antarhalaman. Seluruh tantangan diatasi melalui kerja sama tim dan evaluasi berkala. | |
| dc.description.abstract | The development of urban lifestyles in Jakarta has shifted productive activities from formal settings to more flexible semi-public spaces. The growing number of productive-age migrants increases demand for curated information on accessible productive spaces. However, existing information remains scattered, making it difficult for users to find spaces suited to their needs.
A qualitative approach was used through direct observation, documentation, and literature review. The production framework followed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), while visual design
applied Robin Williams' CRAP principles (Contrast, Repetition, Alignment, Proximity), using an urban minimalism.
The project produced an interactive e-book titled "Urban Productive Space in Jakarta: A Guidebook for Working, Reading, and Learning," designed using Canva and published via Heyzine Flipbook. Distribution was supported through Jaklitera, Perpustakaan Jakarta's digital platform, and TikTok @productivecorners. Challenges included team coordination, field obstacles, resource constraints, and maintaining visual consistency across pages. All challenges were resolved through effective teamwork and regular evaluation. | |
| dc.description.sponsorship | - | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Perancangan Desain E-Book Urban Productive Space In Jakarta sebagai Media Komunikasi Visual a.n AINI WANTI BANAFSHAH (J1401221047) | id |
| dc.title.alternative | Designing the E-Book Urban Productive Space in Jakarta as a Visual Information Medium | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | Buku Elektronik | id |
| dc.subject.keyword | Jakarta | id |
| dc.subject.keyword | Komunikasi visual | id |
| dc.subject.keyword | Urban Minimalis | id |
| dc.subject.keyword | E-Book | id |
| dc.subject.keyword | Jakarta | id |
| dc.subject.keyword | Communication Visual | id |
| dc.subject.keyword | Productive | id |
| dc.subject.keyword | Urban Minimalism | id |
| dc.subtype | Designs | |