Penerapan Teknologi Shelter Waring pada Pendederan Udang Vaname Penaeus vannamei: Evaluasi Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup.
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Sitio, Yahya Ian Keyvin
Wiyoto
Kurniawinata, Mohamad Iqbal
Metadata
Show full item recordAbstract
YAHYA IAN KEYVIN SITIO. Penerapan Teknologi Shelter Waring pada Pendederan Udang Vaname Penaeus vannamei: Evaluasi Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup. Dibimbing oleh WIYOTO dan MOHAMAD IQBAL KURNIAWINATA.
Shelter salah satu struktur untuk melindungi dan memperluas area gerak udang, sehingga menekan kontak pada saat moulting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan shelter terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan perilaku udang vaname. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu, tanpa menggunakan shelter (K), menggunakan 2 shelter (S2), menggunakan empat (S4), dan menggunakan delapan shelter (S8) dengan empat ulangan untuk masing-masing perlakuan. Penambahan shelter tidak menujukkan pengaruh pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname, namun penambahan shelter mampu memberikan ruang menempel tambahan bagi udang. Shelters are structures that provide protection and expand the available movement area for shrimp, thereby reducing physical contact during molting. This study aimed to determine the effects of shelter use on the growth, survival, and behavior of whiteleg shrimp. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: without a shelter (K), with 2 shelters (S2), with 4 shelters (S4), and with 8 shelters (S8), with four replications for each treatment. The addition of shelters did not significantly affect the growth and survival of whiteleg shrimp; however, the use of shelters provided additional attachment surfaces for the shrimp.

