Manajemen Penangkaran dan Tingkat Keberhasilan Pemeliharaan Troides helena di Taman Kupu-kupu Gita Persada, Lampung
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Saraswati, Annisa Galih
Ginoga, Lin Nuriah
Metadata
Show full item recordAbstract
Penurunan populasi kupu-kupu akibat penangkapan liar dan kerusakan habitat mendorong perlunya upaya konservasi melalui penangkaran, khususnya pada spesies Troides helena yang dilindungi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem manajemen penangkaran dan menghitung tingkat keberhasilan pemeliharaan Troides helena di Taman Kupu-kupu Gita Persada. Data diperoleh pada bulan Juli-September 2025 melalui observasi, wawancara, pengukuran, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkaran menerapkan sistem semi intensif. Persentase keberhasilan pemeliharaan Troides helena mencapai 30% termasuk kategori rendah. Manajemen penangkaran yang belum optimal khususnya dalam pengendalian lingkungan penangkaran yakni kelembapan, mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan namun hasil penangkaran tetap berperan penting dalam konservasi, edukasi, dan pengembangan ekowisata. / The decline in butterfly populations due to illegal capture and habitat degradation has increased the need for conservation efforts through captive breeding, particularly for the protected species Troides helena. This study aimed to describe the management system of butterfly captive breeding and determine the rearing success rate of Troides helena at Taman Kupu-kupu Gita Persada. Data were collected from July to September 2025 through observation, interviews, measurements, and literature study. The results showed that the captive breeding system applied was semi-intensive. The rearing success rate of Troides helena reached 30%, which falls into the low category. Suboptimal captive management, particularly in controlling environmental conditions such as humidity, affected rearing success; nevertheless, captive breeding outcomes continue to play an important role in conservation, education, and ecotourism development.

