| dc.contributor.advisor | Situmeang, Widya Hasian | |
| dc.contributor.advisor | Mardisiwi, Ririh Sekar | |
| dc.contributor.author | Ariani, Anisa Dwi | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-13T01:35:06Z | |
| dc.date.available | 2026-08-13T01:35:06Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178489 | |
| dc.description.abstract | ANISA DWI ARIANI. Strategi Pengembangan Praktik Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Dibimbing oleh WIDYA HASIAN SITUMEANG dan RIRIH SEKAR MARDISIWI.
Praktik budidaya padi di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi masih didominasi oleh penggunaan pupuk dan pestisida kimia, sehingga berpotensi menurunkan kesuburan tanah. Dalam upaya mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan, telah dilakukan berbagai kegiatan seperti penyuluhan, sekolah lapang, pelatihan, penggunaan pupuk organik, dan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Penerapan praktik tersebut di tingkat petani masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi penerapan praktik pertanian ramah lingkungan, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapannya, serta merumuskan strategi pengembangan yang sesuai di Desa Tempuran. Penelitian menggunakan pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif (mixed method) dengan analisis deskriptif, Matriks IFAS-EFAS, Matriks IE, Matriks SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik pertanian ramah lingkungan di Desa Tempuran masih belum optimal, ditandai dengan rendahnya tingkat pengetahuan petani terhadap pertanian ramah lingkungan serta masih dominannya penggunaan pupuk kimia. Hasil analisis Matriks IE menempatkan kelompok tani pada posisi yang mengindikasikan strategi mempertahankan dan memelihara (hold and maintain). Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui penyuluhan, sekolah lapang, dan pelatihan guna mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia serta meningkatkan penerapan pupuk organik. Strategi ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia petani sebagai kunci utama keberhasilan pengembangan pertanian ramah lingkungan di Desa Tempuran.
Kata kunci: matriks SWOT, pertanian ramah lingkungan, QSPM, strategi pengembangan | |
| dc.description.abstract | ANISA DWI ARIANI. Development Strategy for Environmentally Friendly Agricultural Practices in Tempuran Village, Paron District, Ngawi Regency. Supervised by WIDYA HASIAN SITUMEANG and RIRIH SEKAR MARDISIWI.
Rice cultivation practices in Tempuran Village, Paron District, Ngawi Regency are still dominated by the use of chemical fertilizers and pesticides, which potentially leads to declining soil fertility and environmental degradation. To encourage the implementation of environmentally friendly agriculture, several initiatives have been introduced, including agricultural extension programs, farmer field schools, training activities, the use of organic fertilizers, and the implementation of Integrated Pest Management (IPM). However, the adoption of these practices by farmers remains suboptimal. This study aims to analyze the condition of environmentally friendly agricultural practices, identify internal and external factors influencing their implementation, and formulate appropriate development strategies in Tempuran Village. The study used a mixed-method approach with descriptive analysis, IFAS-EFAS Matrix, IE Matrix, SWOT Matrix, and QSPM The results showed that the implementation of environmentally friendly agricultural practices in Tempuran Village has not yet been optimal, as indicated by the low level of farmers’ knowledge regarding environmentally friendly agriculture and the continued dominant use of chemical fertilizers. The IE Matrix analysis places the farmer group in a position indicating a hold and maintain strategy. Based on the QSPM results, the recommended priority strategy is to improve farmers' knowledge and skills through extension services, field schools, and training to reduce dependence on chemical fertilizers while increasing organic fertilizer application. This strategy emphasizes strengthening farmers' human resource capacity as the key to successful development of environmentally friendly agriculture in Tempuran Village.
Keywords: SWOT matrix, enviromentally friendly agriculture, QSPM, development strategy | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Strategi Pengembangan Praktik Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Tempuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | SWOT matrix | id |
| dc.subject.keyword | enviromentally friendly agriculture | id |
| dc.subject.keyword | QSPM | id |
| dc.subject.keyword | development strategy | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |