Penerapan Teknik Videografi dalam Pembuatan Produk Kampanye SP4N LAPOR! Inspektorat Jawa Barat
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
MultimediaAuthor
Farhan, Muhammad Naufal
Latif, Alfa Taufan
Metadata
Show full item recordAbstract
Proyek akhir ini bertujuan untuk menerapkan teknik videografi dalam
proses pembuatan produk kampanye SP4N-LAPOR! Inspektorat Daerah Provinsi
Jawa Barat sebagai media komunikasi publik untuk meningkatkan pemahaman
masyarakat mengenai layanan pengaduan berbasis digital. Pelaksanaan proyek
dilakukan pada periode Februari 2026 hingga Mei 2026 dengan menggunakan
metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas enam
tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan
distribution dengan menggabungkan teknik Videografi jenis Type Shot yaitu
Proses produksi dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pra-produksi,
produksi, dan pascaproduksi. Tahap pra-produksi meliputi penyusunan konsep,
pengumpulan informasi, pembuatan naskah, storyboard, serta shot list. Tahap
produksi dilakukan dengan menerapkan teknik videografi dalam pengambilan
gambar, sedangkan tahap pascaproduksi mencakup proses penyuntingan, evaluasi,
revisi, hingga publikasi video. Teknik videografi yang diterapkan dalam pembuatan
produk kampanye meliputi penggunaan variasi type shot, yaitu long shot, medium
long shot, medium shot, medium close up, close up, dan extreme close up untuk
membangun visual yang informatif, komunikatif, serta mendukung penyampaian
pesan kampanye.
Produk akhir yang dihasilkan berupa dua karya audiovisual, yaitu video
Iklan Layanan Masyarakat SP4N-LAPOR! dan video kampanye digital media
sosial. Video tersebut dirancang dengan konsep informatif, edukatif, komunikatif,
dan persuasif untuk memperkenalkan fungsi, manfaat, serta tata cara penggunaan
layanan SP4N-LAPOR! kepada masyarakat. Hasil karya dipublikasikan melalui
media sosial resmi Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat, yaitu Instagram
@inspektorat_jabarprov dan YouTube @inspektoratjabar.
Penerapan teknik videografi dalam proyek ini menunjukkan bahwa
pemilihan jenis pengambilan gambar memiliki peran penting dalam memperkuat
penyampaian informasi visual. Penggunaan variasi shot membantu menciptakan
alur visual yang lebih dinamis, memperjelas aktivitas yang ditampilkan, serta
meningkatkan daya tarik audiens terhadap pesan kampanye SP4N-LAPOR!. Secara
keseluruhan, proyek akhir ini menghasilkan media komunikasi audiovisual yang
dapat mendukung upaya Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam
meningkatkan transparansi, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan layanan
pengaduan publik secara digita

