Perancangan Program Rekreasi Womanism Di Kawasan Kampus IPB Dramaga untuk Pengembangan Karakter Perempuan Dewasa
Abstract
RIZKA SALMINA MAHARANI, Perancangan Program Rekreasi Womanism di Kawasan Kampus IPB Dramaga untuk Pengembangan Karakter Perempuan Dewasa. Dibimbing oleh RICKY AVENZORA.
Perempuan dewasa menghadapi berbagai tuntutan perkembangan pada setiap fase kehidupan yang memengaruhi pembentukan karakter, kesejahteraan psikologis, serta kualitas hubungan sosial. Kebutuhan rekreasi yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga mampu mendukung proses pengembangan karakter menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Kawasan Kampus IPB Dramaga memiliki potensi sumber daya alam, fasilitas, dan lingkungan akademik yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan program rekreasi berbasis pengembangan karakter bagi perempuan dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Kawasan Kampus IPB Dramaga yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi program rekreasi, menganalisis kebutuhan perempuan dewasa berdasarkan karakteristik perkembangan pada setiap fase kehidupan, dan merancang Program Womanism sebagai program rekreasi berbasis pengembangan karakter perempuan dewasa di Kawasan Kampus IPB Dramaga. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapang, wawancara tidak terstruktur, studi literatur, serta penyebaran kuesioner kepada 100 responden perempuan dewasa berusia 19–44 tahun. Penilaian rancangan program dilakukan menggunakan metode One Score One Criteria (OSOC) serta analisis Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Kampus IPB Dramaga memiliki potensi berupa ruang terbuka hijau, fasilitas akademik, laboratorium, serta sumber daya keilmuan yang mendukung penyelenggaraan program rekreasi berbasis pengembangan karakter. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa perempuan dewasa memiliki kebutuhan yang berbeda pada fase emerging adulthood, young adulthood, dan middle adulthood, sehingga diperlukan pendekatan program yang sesuai dengan karakteristik perkembangan masing-masing fase. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang Program Womanism yang terdiri atas program utama selama tiga hari dua malam dengan 33 kegiatan serta 15 program tambahan yang dikelompokkan ke dalam tiga fase perkembangan sebagai alternatif pengembangan program rekreasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan perempuan dewasa. RIZKA SALMINA MAHARANI, The Design of "Womanism" Recreational Program at IPB Dramaga University for Character Development of Adult Woman. Supervised by RICKY AVENZORA.
Adult women face various developmental demands at each stage of life that influence character development, psychological well-being, and the quality of social relationships. Recreational activities that not only serve as a form of leisure but also support the process of character development have become an important aspect to consider. The IPB Dramaga Campus Area possesses natural resources, facilities, and an academic environment that can be utilized as a location for implementing a character development-based recreation program for adult women. This study aimed to identify the potential of the IPB Dramaga Campus Area as a recreation site, analyze the needs of adult women based on developmental characteristics at each life stage, and design the Womanism Program as a character development-based recreation program for adult women in the IPB Dramaga Campus Area. This study employed a qualitative descriptive method through field observations, unstructured interviews, literature review, and questionnaire distribution to 100 adult women aged 19–44 years. The proposed program was evaluated using the One Score One Criteria (OSOC) method and Willingness to Pay (WTP) analysis. The results showed that the IPB Dramaga Campus Area has considerable potential in the form of green open spaces, academic facilities, laboratories, and educational resources that support the implementation of a character development-based recreation program. The needs analysis indicated that adult women have different needs during the emerging adulthood, young adulthood, and middle adulthood stages. Therefore, program approaches should be adapted to the developmental characteristics of each stage. Based on these findings, the Womanism Program was designed, consisting of a three-day, two-night main program with 33 activities and 15 additional programs grouped into three developmental stages as an alternative recreation program that is more adaptive to the developmental needs of adult women.
Collections
- UF - Ecotourism [350]

