Show simple item record

dc.contributor.advisorSriwijayanti, Irma
dc.contributor.authorArtanti, Amanda Putri
dc.date.accessioned2026-08-11T04:49:22Z
dc.date.available2026-08-11T04:49:22Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178188
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya piutang tidak tertagih pada BM XXX yang mengindikasikan belum optimalnya pengelolaan piutang dan efektivitas pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengelolaan piutang yang berjalan, mengevaluasi efektivitas pengendalian internal berdasarkan kerangka COSO, serta menyusun rekomendasi optimalisasi prosedur pengelolaan piutang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki SOP pengelolaan piutang, namun pengendalian internal belum efektif, terutama pada aspek penilaian risiko dan pemantauan. Kelemahan yang ditemukan meliputi belum adanya aging schedule, monitoring piutang jatuh tempo, reminder pembayaran, serta evaluasi piutang secara berkala selama sebulan sekali. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi prosedur melalui penambahan AR Card, laporan umur piutang, monitoring berkala sebulan sekali, surat teguran, dan eskalasi kepada manajemen. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian internal dan meminimalkan risiko piutang tidak tertagih.
dc.description.abstractThis study was motivated by the high level of uncollectible accounts receivable at BM XXX, indicating weaknesses in accounts receivable management and internal control. The study aimed to analyze the existing accounts receivable management procedures, evaluate the effectiveness of internal control based on the COSO framework, and propose recommendations for improvement. A qualitative descriptive method was employed using observation, interviews, documentation, and triangulation. The findings reveal that although the company has established standard operating procedures (SOPs), its internal control system is not fully effective, particularly in the areas of risk assessment and monitoring. The study recommends implementing Accounts Receivable (AR) Cards, aging reports, periodic monitoring, payment reminders, collection letters, and management escalation. These recommendations are expected to improve internal control effectiveness and reduce the risk of uncollectible accounts receivable.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleRekomendasi Optimalisasi Pengelolaan Piutang melalui Peningkatan Efektivitas Pengendalian Internal pada BM XXXid
dc.title.alternativeRecommendations for Optimizing Accounts Receivable Management Procedures to Improve Internal Control Effectiveness at BM XXX
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordAccounts Receivable Managementid
dc.subject.keywordInternal Controlid
dc.subject.keywordCOSOid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record