Persepsi Masyarakat sekitar Kampus IPB Baranangsiang terhadap Kapuk Randu di IPB Baranangsiang sebagai Heritage Tree
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
MAULIDA, DHIYA ZUHRIYA
Hidayati, Syafitri
Rachmawati, Eva
Metadata
Show full item recordAbstract
Penurunan pemanfaatan kapuk dan ancaman pembangunan menjadikan pelestarian pohon kapuk di IPB Baranangsiang yang berpotensi sebagai heritage
tree penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap pohon kapuk randu di IPB Baranangsiang sebagai heritage tree, pentingnya pohon kapuk sebagai pelestarian lingkungan, serta menyusun rekomendasi untuk pelestariannya. Pengumpulan data dilakukan di Kelurahan Tegallega dan Kelurahan Baranangsiang melalui penyebaran kuesioner skala likert dengan teknik purposive sampling pada responden berusia >18 tahun. Data dianalisis dengan Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil menunjukkan masyarakat menyetujui adanya nilai estetika, nilai ekologi, nilai sejarah, dan nilai budaya pohon kapuk randu di IPB Baranangsiang serta memiliki persepsi positif terhadap peran pohon kapuk randu sebagai pelestarian lingkungan. Rekomendasi
pelestarian pohon kapuk randu dapat dilakukan melalui pemasangan media informasi sejarah dan fenomena gugurnya kapuk, publikasi dokumentasi tahunan, serta pemanfaatan kegiatan lingkungan sebagai sarana edukasi. The declining utilization of kapok fiber and increasing urban development threats highlight the importance of consercing the kapok tree at IPB Baranangsiang, which has the potential to be designated as a heritage tree. This study aimed to identify public perceptions of the kapok tree at IPB Baranangsiang as a heritage
tree, examine its role in environmental conservation, and formulate
recommendations for its preservation. Data were collected in Tegallega and Baranangsiang villages using a likert scale questionnaire distributed through purposive sampling to respondents aged over 18 years. The data were analyzed using the respondent achievement level (TCR) method. The results showed that the public recognized the aesthetic, ecological, historical, and cultural values of the kapok tree at IPB Baranangsiang and had positive perceptions of its role in environmental conservation. Recommendations for conserving the kapok tree include installing informational media on its historical significance and the seasonal shedding of kapok fiber, publishing annual documentation, and utilizing environmental activities as educational media.

