Rancang Bangun Pengaman Pintu Otomatis Menggunakan Fingerprint Berbasis IoT pada PT Pindad
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Fadhil, Muhammad Ihsan
Wijaya, Sony Hartono
Metadata
Show full item recordAbstract
Keamanan pintu merupakan aspek penting dalam melindungi ruang maupun
data dari tindakan kriminal. Pada era industri 4.0, teknologi berbasis biometrik
seperti fingerprint scanner menjadi solusi efektif dibandingkan kontrol akses fisik
seperti kunci besi dan RFID yang rentan terhadap pembajakan. Penelitian ini
merancang sistem smart door lock berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan
sensor sidik jari AS608 yang terhubung dengan website dan database untuk
monitoring serta pencatatan aktivitas. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan
keamanan di PT PINDAD dengan memberikan kontrol akses yang lebih selektif.
Metode penelitian yang digunakan adalah model Waterfall dengan tahapan analisis
kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Uji coba
dilakukan untuk mengukur tingkat akurasi sensor melalui perhitungan False
Acceptance Rate (FAR), False Rejection Rate (FRR), dan Equal Error Rate (EER).
Hasil pengujian menunjukkan bahwa FAR sebesar 0 %, FRR sebesar 8 %, dan nilai
EER sebesar 4 %. Hal ini membuktikan bahwa sensor AS608 memiliki tingkat
keamanan yang tinggi karena mampu menolak 100 % akses dari pengguna tidak
sah , meskipun masih terdapat kesalahan penolakan pada sebagian kecil pengguna
sah. Dengan demikian, sistem smart door lock berbasis fingerprint ini layak
diimplementasikan sebagai solusi peningkatan keamanan akses ruangan di
lingkungan industri atau perkantoran. Door security is an important aspect in protecting both spaces and data from criminal activities. In the era of Industry 4.0, biometric-based technologies such as fingerprint scanners have become an effective solution compared to physical access controls like metal keys and RFID, which are more vulnerable to duplication. This study designs an Internet of Things (IoT)-based smart door lock system using an AS608 fingerprint sensor connected to a website and database for monitoring and activity logging. The system is expected to enhance security at PT PINDAD by providing more selective access control. The research method used is the Waterfall model, which includes the stages of requirements analysis, design, implementation, testing, and evaluation. Testing was conducted to measure the sensor’s accuracy through the calculation of False Acceptance Rate (FAR), False Rejection Rate (FRR), and Equal Error Rate (EER). The test results show that the FAR is 0%, the FRR is 8%, and the EER is 4%. This demonstrates that the AS608 sensor has a high level of security, as it is able to reject 100% of unauthorized.
access attempts, although a small portion of valid users were incorrectly rejected. Therefore, the IoT-based fingerprint smart door lock system is feasible to be implemented as a security enhancement solution for access control in industrial or office environments.

