| dc.description.abstract | Keberadaan parasitoid telur Spodoptera exigua sebagai agen pengendali hayati yang potensial pada agroekosistem bawang merah di sentra produksi nasional belum dikaji sejak lebih dari dua dekade silam, sementara kondisi agroekosistem terus mengalami perubahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberadaan parasitoid telur Spodoptera exigua pada agroekosistem bawang merah di Kabupaten Brebes dan Nganjuk. Kelompok telur S. exigua dikumpulkan secara menyeluruh dari lima lahan yang tersebar di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Brebes dan Nganjuk dengan menggunakan bedeng sebagai unit ulangan pengamatan. Selanjutnya, telur dipelihara hingga menetas dan parasitoid telur yang muncul diidentifikasi. Setelah itu, dilakukan perhitungan terhadap tingkat parasitisasi telur. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan mengaitkan hasil wawancara petani dan kondisi agroekosistem. Selain itu, dilakukan perbandingan antar lahan di Kabupaten Nganjuk menggunakan uji Mann-Whitney U (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan keberadaan parasitoid Trichogramma pada salah satu lahan di Kabupaten Brebes dengan tingkat parasitisasi 2,59% serta parasitoid Telenomus pada kedua lahan di Kabupaten Nganjuk dengan tingkat parasitisasi 2,81% dan 4,14%. Rendahnya tingkat parasitisasi di seluruh lahan diduga terjadi akibat tingginya penggunaan pestisida sintetis yang berlangsung sejak lama serta keterbatasan sumber daya ekologis. Pendekatan konservasi dan augmentasi dapat menjadi upaya meningkatkan populasi dan memperkuat peran parasitoid sebagai pengendali hayati di agroekosistem bawang merah. | |