Pengembangan Program Interpretasi Sejarah Kota Batavia di Kawasan Kota Tua Jakarta
Abstract
Warisan sejarah Kota Batavia di Kota Tua Jakarta belum dimanfaatkan optimal dalam program interpretasi wisata. Penelitian ini mengidentifikasi subjek interpretasi, sarana prasarana, serta persepsi, minat, dan kebutuhan wisatawan sebagai dasar rancangan program dan media interpretasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner Likert terhadap 400 peserta tur, dianalisis deskriptif. Penelitian menemukan 82 objek bersejarah di lima zona pengendalian (46 di dalam, 36 di luar tembok) serta sepuluh sarana prasarana interpretasi memadai di Zona Inti namun menurun ke luar. Persepsi wisatawan berkriteria Setuju hingga Sangat Setuju, kompetensi pemandu tertinggi dan sarana terendah. Wisatawan Sangat Berminat pada pendalaman rute dalam tembok dan perluasan ke luar tembok, serta Sangat Dibutuhkan program tematik dan media interpretasi. Luaran berupa rancangan dua rute Free Guided Walking Tour: "Tembok yang Tak Terlihat: Sisi Barat Batavia" dan "Pintu Belakang Batavia: Jejak Stasiun Lama dan Pecinan Pinangsia", serta dua prototipe booklet interpretasi untuk memperkaya wisata sejarah dan pelestarian kawasan. Batavia's historical heritage in the Jakarta Old Town area has not been optimally utilized in tourism interpretation programs. This study identified interpretation subjects, facilities, and visitor characteristics, perceptions, interests, and needs as the basis for designing an interpretation program and media. Data were collected through observation, interviews, literature review, and Likert-scale questionnaires with 400 Free Guided Walking Tour participants, then analyzed descriptively. The study identified 82 historical objects across five control zones, comprising 46 objects inside the wall (intramuros) and 36 outside the wall (extramuros), and ten interpretation facilities that were adequate in the Core Zone but declined outward. Visitor perceptions ranged from Agree to Strongly Agree, interests were Strongly Interested, and needs were Strongly Needed. The outputs were two designed walking tour routes and two interpretation booklet prototypes that enrich historical tourism and support conservation of the area.
Collections
- UF - Ecotourism [350]

