Pendampingan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Limbah Jagung menjadi Pupuk Organik di Desa Bongo II Kawasan Transmigrasi Pawonsari
Date
2026Author
LATIFAH, INTAN
Mardisiwi, Ririh Sekar
Pratama, Agief Julio
Metadata
Show full item recordAbstract
INTAN LATIFAH. Pendampingan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Limbah Jagung menjadi Pupuk Organik di Desa Bongo II Kawasan Transmigrasi Pawonsari. Dibimbing oleh RIRIH SEKAR MARDISIWI dan AGIEF JULIO PRATAMA.
Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan petani dalam pemanfaatan limbah jagung, mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan, serta menganalisis perubahan pengetahuan, sikap, keterampilan dan tingkat adopsi inovasi petani. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan melibatkan 31 anggota Kelompok Tani Puncak Sejahtera. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), pre test, post test, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi petani meliputi belum optimalnya pemanfaatan limbah jagung, tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta rendahnya pemanfaatan fasilitas pengolahan pupuk organik. Hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 33,23 poin. Sikap dan keterampilan petani berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Tingkat adopsi inovasi menunjukkan bahwa sebagian besar petani telah mencapai tahap awareness, interest, dan evaluation terhadap inovasi pembuatan pupuk organik dari limbah jagung.
Kata kunci: kapasitas petani, limbah jagung, pendampingan, pupuk organik INTAN LATIFAH. Farmer Assistance in Utilizing Corn Waste for Organic Fertilizer Production in Bongo II Village, Pawonsari Transmigration Area. Supervised by RIRIH SEKAR MARDISIWI and AGIEF JULIO PRATAMA.
This study aimed to identify the problems faced by farmers in utilizing corn waste, describe the implementation of the assistance program, and analyze changes farmers’ knowledge, attitudes, skills, and innovation adoption levels. This research employed a mixed methods approach involving 31 members of the Puncak Sejahtera Farmer Group. Data were collected through observation, interviews, Focus Group Discussions (FGD), pre test, post test, documentation, and questionnaires. The results showed that the main problems encountered by farmers included the underutilization of corn waste, high dependence, on chemical fertilizers, and the limited use of organic fertilizer processsing facilities. The pre test and post test results indicated an increase of 33,23 points in farmers’ knowledge. indicating that the assistance activities effectively improved their understanding. Farmers’ attitudes and skills were categorized as high to very high. The level of innovation adoption showed that most farmers had reached the awareness, interest, and evaluation stages regarding the innovation of producing organic fertilizer from corn waste.
Keywords: farmers capacity, corn waste, farmer assistance, organic fertilizer

