Perencanaan Program Interpretasi Birdwatching di Kawasan Daya Tarik Wisata Wana Wisata Gunung Galunggung
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Wana Wisata Gunung Galunggung, Tasikmalaya dengan tujuan mengidentifikasi potensi keanekaragaman jenis burung, mengetahui minat wisatawan terhadap kegiatan birdwatching serta menyusun perencanaan program interpretasi birdwatching sebagai atraksi wisata berbasis konservasi. Pengambilan data dilakukan pada bulan September-November 2025 melalui observasi lapang menggunakan metode point count dalam transek pada enam kawasan daya Tarik wisata yaitu Cipanas, Curug Agung, Curug Cikahuripan, Tangga Kuning, Tangga Biru, Bukit Nangreu. Hasil penelitian mencatat 32 jenis burung dari 15 famili dengan total 976 individu. Data minat wisatawan di kumpulkan menggunakan kuesioner kepada 100 responden dan analisis keanekaragaman dilakukan menggunakan indeks ekologi. Keanekaragaman jenis tertinggi berada pada Kawasan Tangga Kuning (19 jenis) diikuti dengan Kawasan Curug Agung dan Curug Cikahuripan (18 jenis), menunjukkan Wana Wisata Gunung Galunggung memiliki potensi untuk kegiatan birdwatching. Hasil tersebut disusun jalur pengamatan, media interpretasi, dan program interpretasi. This research was conducted at Wana Wisata Gunung Galunggung, Tasikmalaya, with the objectives of identifying the potential of bird species diversity, assessing visitors interest in birdwatching activities, and developing an interpretation program for birdwatching as a conservation based tourism attraction, Data were collected from September to November 2025 through field observations using the point count method combined with line transects at six tourist attraction sites namely Cipanas, Curug Agung, Curug Cikahuripan, Tangga Kuning, Tangga Biru, Bukit Nangreu. The study recorded 32 bird species belonging to 15 families, with a total of 976 individuals. Visitors interest was assessed using questionnaires distributed to 100 respondents as a basis for program planning, and bird diversity was analyzed using ecological diversity indices. The highest bird species richnesss was found in Tangga Kuning area (19 species) followed by Curug Agung and Curug Cikahuripan (18 species). Indicating that Wana Wisata Gunung Galunggung has potential for the development of birdwatching activities. Based on these finding, birdwatching routes, interpretative media and interpretation program
Collections
- UF - Ecotourism [359]

