Evaluasi Kecernaan dan Kinerja Pertumbuhan Ikan Koi Cyprinus rubrofuscus yang Diberi Pakan Berbasis Cacing African Nightcrawler Eudrilus eugeniae
Date
2026Author
Tama, Muhammad Lutfi Hauzan
Ramadhani, Dian Eka
Kusumanti, Ima
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan koi merupakan varietas dari ikan karper atau ikan mas, dan setiap jenis ikan
hias memiliki cerita serta sejarah yang unik. Ketersediaan bahan pakan berkualitas tinggi
yang berkelanjutan dan terjangkau merupakan tantangan dalam budidaya ikan koi,
sehingga tepung cacing african nightcrawler berpotensi menjadi pengganti tepung ikan
dikarenakan tepung african nightcrawler memiliki protein 50,00–72,56%. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi pengaruh pakan buatan berbasis tepung cacing african
nightcrawler (ANC) Eudrilus eugeniae dengan persentase protein berbeda terhadap
kecernaan dan kinerja pertumbuhan ikan koi Cyprinus rubrofuscus. Penelitian
menggunakan 15 ekor ikan koi pada masing-masing wadah pemeliharaan yang memiliki
ukuran 10–15 cm dengan berat 30–35 g, dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan dua perlakuan ANC21: pakan ANC (protein 21,23%), ANC20: pakan ANC
(protein 20,21%) masing-masing dua ulangan selama 60 hari. Hasil menunjukkan ANC21
menghasilkan performa terbaik dengan kecernaan protein 98,43%, voluntary feed intake
1,78±0,03% hari?¹, specific growth rate 1,68±0,01% hari?¹, feed conversion ratio
1,13±0,03, protein efficiency ratio 4,20±0,10, dan survival rate 100±0,00%. Seluruh
parameter pertumbuhan dan efisiensi pakan perlakuan ANC21 lebih baik dari perlakuan
ANC20, hal ini menyimpulkan bahwa formulasi pakan E. eugeniae perlakuan ANC21 lebih
baik daripada ANC20. Koi is a variety of common carp, and each ornamental fish species carries its own
unique story and history. The availability of high-quality, sustainable, and affordable feed
ingredients remains a key challenge in koi aquaculture, making African Nightcrawler
(ANC) earthworm meal a promising fishmeal substitute given its crude protein content of
50.00–72.56%. This study aimed to evaluate the effect of artificial diets based on ANC
earthworm meal (Eudrilus eugeniae) at different protein percentages on the digestibility
and growth performance of koi Cyprinus rubrofuscus. The study used 15 koi (10–15 cm,
30–35 g) per tank in a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments
ANC21: ANC-based feed (21,23% protein), ANC20: ANC-based feed (20,21% protein)
each in two replications over 60 days. Results showed that ANC21 yielded the best
performance with protein digestibility of 98.43%, voluntary feed intake of 1,78±0,03%
day?¹, specific growth rate of 1,68±0,01% day?¹, feed conversion ratio of 1,13±0,03, protein
efficiency ratio of 4,20±0,10, and survival rate of 100±0,00%. All growth and feed
efficiency parameters of ANC21 outperformed ANC20, concluding that the E. eugeniae
based diet of ANC21 is superior to ANC20.

