Pengembangan Media Interpretasi di Wana Wisata Ranca Upas Kabupaten Bandung Jawa Barat
Abstract
Media interpretasi merupakan sarana penting dalam menyampaikan makna, pesan, dan nilai suatu kawasan untuk meningkatkan pemahaman pengunjung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi Wana Wisata Ranca Upas sebagai destinasi ekowisata unggulan yang kaya subjek interpretasi yang berasal dari sumber daya alam dan buatan, namun belum didukung penyampaian informasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber daya interpretasi, media eksisting, persepsi dan kebutuhan pengunjung, serta merancang media interpretasi yang sesuai. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan subjek interpretasi berupa 17 jenis flora, 15 jenis fauna, 4 bentang alam, dan 7 sumber daya buatan. Kebutuhan pengunjung menempatkan keterbacaan informasi dan tampilan visual sebagai prioritas utama, dengan informasi fauna dan flora sebagai kebutuhan tertinggi. Penelitian ini menghasilkan rancangan papan interpretasi bertema “Ruang hidup di balik dingin Ranca Upas”, yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pengunjung, mendukung perilaku wisata yang lebih tertib, serta memperkuat nilai edukatif kawasan. Interpretive media are an important tool for conveying the meaning, messages, and values of an area to enhance visitors’ understanding. This study was motivated by the potential of the Ranca Upas Forest Recreation Area as a premier ecotourism destination rich in interpretive subjects derived from both natural and man-made resources, yet one that lacks optimal information delivery. This study aims to identify interpretive resources, existing media, visitor perceptions and needs, and to design appropriate interpretive media. The method used is descriptive, employing both qualitative and quantitative approaches through observation, documentation, and questionnaires. The results show that the interpretive subjects consist of 17 types of flora, 15 types of fauna, 4 landforms, and 7 man-made resources. Visitor needs prioritize the legibility of information and visual presentation, with information on fauna and flora being the highest priority. This study resulted in the design of an interpretive panel themed “Living Spaces Behind the Chill of Ranca Upas,” which is expected to enhance visitors’ understanding, support more orderly tourist behavior, and strengthen the area’s educational value.
Collections
- UF - Ecotourism [359]

