| dc.description.abstract | Keberhasilan implan ortopedi sangat dipengaruhi oleh biokompatibilitas dan kemampuan material dalam mendukung osseointegrasi pada fase awal penyembuhan tulang. Modifikasi permukaan implan logam menggunakan membran biodegradable yang dikombinasikan dengan molekul bioaktif merupakan strategi yang menjanjikan untuk meningkatkan respons biologis implan. Polycaprolactone (PCL) merupakan polimer biodegradable dengan biokompatibilitas yang baik, sedangkan estradiol berperan dalam meningkatkan aktivitas osteoblas dan menghambat resorpsi tulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi biokompatibilitas serta respons biologis awal implan logam yang dilapisi membran electrospun PCL dan PCL–Estradiol (PCL-ES) pada model domba Garut. Sebanyak delapan ekor domba Garut jantan sehat berumur 8 – 14 bulan digunakan dalam penelitian ini. Defek tulang dibuat pada kedua tibia dan dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan, yaitu Sham (defek tanpa implan), Bare (implan logam tanpa pelapis), PCL (implan berlapis polycaprolactone), dan PCL-ES (implan berlapis polycaprolactone–estradiol). Hewan diamati selama 56 hari pascaimplantasi melalui evaluasi makroskopis penyembuhan luka, ultrasonografi, radiografi kuantitatif berbasis nilai grayscale, analisis hematologi, dan pemeriksaan biokimia serum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan luka berlangsung baik pada seluruh kelompok tanpa komplikasi, dengan penutupan luka hampir sempurna pada hari ke-56. Ketebalan jaringan lunak, pembengkakan, serta densitas radiografis antarmuka tulang–implan dipengaruhi secara signifikan oleh kelompok perlakuan dan waktu pengamatan (p < 0,05). Kelompok PCL-ES menunjukkan respons inflamasi lokal yang lebih rendah dan perkembangan osseointegrasi yang lebih baik dibandingkan kelompok lainnya. Seluruh parameter hematologi tetap berada dalam kisaran fisiologis normal tanpa menunjukkan toksisitas sistemik, sedangkan analisis biokimia menunjukkan perubahan kadar fosfor, kalsium, dan magnesium yang berkaitan dengan proses remodeling tulang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa membran electrospun PCL–Estradiol memiliki biokompatibilitas yang baik, mampu mempercepat penyembuhan jaringan lunak, mengurangi respons inflamasi lokal, serta meningkatkan osseointegrasi tanpa menimbulkan gangguan sistemik. Membran ini berpotensi menjadi strategi modifikasi permukaan yang efektif untuk meningkatkan kinerja implan ortopedi biodegradable | |