Show simple item record

dc.contributor.advisorBonanza, Occy
dc.contributor.authorSALIM, TAUFIQ
dc.date.accessioned2026-08-06T12:37:52Z
dc.date.available2026-08-06T12:37:52Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177468
dc.description.abstractPulau Tidung Kecil merupakan kawasan konservasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif berbasis konservasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi biofisik, kesesuaian pemanfaatan ruang, kesesuaian lahan, kebutuhan ruang, dan daya dukung kawasan sebagai dasar penyusunan siteplan pengembangan atraksi wisata. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki kondisi biofisik yang mendukung pengembangan wisata berbasis konservasi dengan kerapatan mangrove sebesar 683 individu/ha dan rata-rata tutupan lamun 30,38%. Analisis menghasilkan empat zona pengelolaan, yaitu konservasi, wisata alam, edukasi, dan pelayanan, serta lima aktivitas wisata utama. Daya dukung kawasan menunjukkan bahwa seluruh aktivitas masih berada dalam batas kemampuan ekologis. Penelitian ini menghasilkan rancangan siteplan sebagai dasar pengembangan atraksi wisata edukatif yang mendukung pelestarian ekosistem dan pemanfaatan kawasan secara berkelanjutan.
dc.description.abstractTidung Kecil Island is a conservation area with strong potential for conservation-based educational tourism. This study aimed to analyze the biophysical characteristics, spatial utilization, land suitability, spatial requirements, and carrying capacity of the area to develop a site plan for tourism attractions. A quantitative descriptive approach was applied through field surveys, observations, interviews, document reviews, and Geographic Information System (GIS) analysis. The results indicate favorable biophysical conditions, including a mangrove density of 683 individuals per hectare and an average seagrass cover of 30.38%. Four management zones, namely conservation, nature tourism, education, and service zones, together with five main tourism activities, were identified. The carrying capacity assessment confirmed that all proposed activities remain within the ecological limits of the area. The resulting site plan provides a scientific basis for developing conservation-based educational tourism while maintaining the ecological functions and long-term sustainability of Tidung Kecil Island.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengembangan Atraksi Wisata di Pulau Tidung Kecil Kepulauan Seribu DKI Jakartaid
dc.title.alternativeDevelopment of Tourist Attractions on Tidung Kecil Island Thousand Island Regency Special Capital Region of Jakarta
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordconservation areaid
dc.subject.keywordconservation-based educational tourismid
dc.subject.keywordevidencebased planningid
dc.subject.keywordsite planid
dc.subject.keywordTidung Kecil Islandid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record