Show simple item record

dc.contributor.advisorSukmawati, Anggraini
dc.contributor.advisorMahfudz, Naufal
dc.contributor.advisorMahfudz, Naufal
dc.contributor.authorS, Nilam Cindera Dewi
dc.date.accessioned2026-08-05T14:31:06Z
dc.date.available2026-08-05T14:31:06Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177312
dc.description.abstractPersaingan bisnis di era globalisasi menuntut perusahaan pertambangan untuk menghadapi tantangan kompleks, mulai dari efisiensi operasional hingga tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). PT XYZ, yang sedang bertransisi menuju sektor mineral dan energi terbarukan, menghadapi tantangan dalam menginternalisasi strategi keberlanjutan dari level manajemen (top-down) ke level operasional (bottom-up). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara job crafting terhadap ESG activity recognition dengan melibatkan peran mediasi work engagement dan innovative organization culture. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Mei 2026. Data dikumpulkan dari 162 responden karyawan PT XYZ yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada fungsi korporat strategis. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan alat bantu SmartPLS 4. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa job crafting tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap ESG activity recognition (ß=-0,088; p=0,375). Namun, job crafting terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement (ß=0,758; p=0,000) dan innovative organization culture (ß=0,739; p=0,000). Uji mediasi menunjukkan bahwa work engagement berperan sebagai mediasi dalam hubungan antara job crafting dan ESG activity recognition dengan koefisien mediasi sebesar 0,498 (p=0,000). Sebaliknya, innovative organization culture tidak terbukti memediasi hubungan tersebut (ß=0,094; p=0,191). Simpulan dari penelitian ini adalah perilaku proaktif karyawan melalui job crafting ditemukan memiliki pengaruh positif terhadap pengakuan terhadap aktivitas ESG melalui peningkatkan energi (vigor), dedikasi, dan konsentrasi (absorption) karyawan terlebih dahulu. Manajemen PT XYZ disarankan untuk fokus pada penguatan pilar People Fit dan Culture Fit serta mengintegrasikan inovasi individu ke dalam sistem KPI berbasis ESG guna mencapai target Aspirasi Keberlanjutan 2030 secara optimal. Implikasi manajerial bagi PT XYZ mencakup dua langkah strategi yakni mengalokasikan program internalisasi ESG berbasis people-centric melalui penguatan work engagement dan menyusun skema penilaian kinerja (KPI) yang secara eksplisit memberi penghargaan pada inisiatif job crafting berorientasi keberlanjutan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenerapan Job Crafting dalam Rangka Peningkatan ESG Activity Recognition di Perusahaan Pertambanganid
dc.title.alternativeApplication of Job Crafting to Increase ESG Activity Recognition in Mining Companies
dc.typeTesis
dc.subject.keywordESG activity recognitionid
dc.subject.keywordjob craftingid
dc.subject.keywordinnovative organization cultureid
dc.subject.keywordWork Engagementid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record