Show simple item record

dc.contributor.advisorRamdani, Guruh
dc.contributor.authorPERMANA, MUHAMMAD FAKHRI RIZQULLAH
dc.date.accessioned2026-08-05T03:52:38Z
dc.date.available2026-08-05T03:52:38Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177214
dc.description.abstractMedia audiovisual, khususnya video, kini menjadi strategi utama bagi perusahaan untuk menyampaikan pesan yang persuasif dan humanis melalui format film dokumenter. Salah satu adaptasi strategisnya adalah branded documentary, yang menceritakan transformasi personal secara autentik untuk membangun ikatan emosional, berbeda dengan iklan komersial konvensional yang bersifat hard-selling. Kangen Tennis, perusahaan tenis di Jakarta, membutuhkan dokumenter bertajuk "Back to Glory" untuk merangkum esensi kedekatan sosial dan makna kehadiran komunitas secara utuh bagi anggotanya. Pembuatan narasi visual berdurasi panjang ini menuntut kepekaan video editor pada tahap pascaproduksi untuk mengonstruksi ulang ratusan footage mentah menjadi satu kesatuan yang selaras dengan visi penyutradaraan. Pendekatan naratif ini mendasari penggunaan model Hook, Story, and Offer (HSO) yang dipadukan dengan struktur tiga babak sebagai kerangka utama penyuntingan dalam proyek akhir ini. Proyek akhir ini bertujuan untuk memaparkan proses kreatif video editor dalam penyuntingan film branded documentary "Back to Glory". Fokus utamanya adalah menjelaskan penerapan model HSO agar struktur penceritaan memiliki fungsi komunikasi yang sistematis dalam mempertahankan atensi penonton. Model kerja yang digunakan mengadopsi alur kerja berbasis sistem Non-Linear Editing (NLE). Pengoperasian perangkat lunak editing yang digunakan Adalah Adobe Premiere Pro 2026. Perangkat lunak ini memainkan peran vital dan sebagai media penyuntingan utama ditopang dengan tools yang lengkap dan memadai. Tahapan kerjanya secara runtut meliputi persiapan, offline editing (mengaplikasikan prinsip continuity editing seperti aturan 30 derajat dan cross cutting), online editing (fine cut, color grading, audio mixing), evaluasi pratinjau, hingga ekspor akhir. Hasil dari proyek ini menunjukan bahwa proses kreatif video editor yang dilaksanakan menggunakan metode practice-led research dengan model kerja NLE ditopang dengan Teknik continuity editing serta penerapan HSO menghasilkan karya audiovisual berdurasi 25 menit 27 detik yang komunikatif dan emosional. Proses kreatif ini secara konsisten membangun ritme naratif yang tepat pada setiap tahapannya, mulai dari peletakan footage paparan narasumber pada tahap Hook di 40 detik pertama untuk memicu atensi, pengembangan nilai solidaritas pada tahap Story melalui ritme pemotongan yang mengalir, hingga penyampaian resolusi dan pesan persuasif secara tegas pada tahap Offer. Karya dokumenter ini tidak sekadar menjadi media informasi, tetapi dapat merangkum identitas sejati Kangen Tennis sekaligus membangun ikatan emosional yang mendalam dengan penontonnya
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleProses Kreatif Video Editor dalam Penyuntingan Film Branded Documentary "Back to Glory"id
dc.title.alternativeThe Creative Process of a Video Editor in Editing the Branded Documentary Film" Back to Glory"
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordBranded Documentary Filmid
dc.subject.keywordContinuity Editingid
dc.subject.keywordHSOid
dc.subject.keywordPascaproduksiid
dc.subtypeMultimedia


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record