Kajian Kelayakan Pengembangan Pompa Hydram di Kampung Cipanas
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
MELIANA, LINDA
Hernowo, Jarwadi Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Kampung Cipanas, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi sumber daya air yang cukup besar, namun pemanfaatannya untuk irigasi pertanian masih terkendala oleh perbedaan elevasi antara sumber air dan lahan budidaya. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan teknologi pompa hydram sebagai alternatif penyediaan air yang hemat energi dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aktual pompa hydram Kelompok Tani Cipanas serta mengevaluasi kelayakan pengembangannya berdasarkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis SWOT, analisis kelayakan, dan Social Return on Investment (SROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pompa hydram bekerja secara gravitasi dengan memanfaatkan fenomena water hammer, memiliki driving head 1,5 meter dan delivery head 3 meter, serta menghasilkan debit keluaran 2,4 liter/menit untuk mendukung irigasi lahan sawah seluas ±2 hektar. Pengembangan pompa hydram dinyatakan layak direkomendasikan sebagai program CSR Star Energy Geothermal Salak berdasarkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, dengan nilai SROI sebesar 2,42. Nilai tersebut menunjukkan bahwa setiap Rp1,00 investasi berpotensi menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan sebesar Rp2,42 sehingga program layak untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Cipanas Hamlet, Kabandungan Village, Sukabumi Regency, has considerable water resource potential; however, its use for agricultural irrigation is constrained by the elevation difference between the water source and farmland. This condition encourages the development of hydraulic ram pump (hydram) technology as an energy-efficient and environmentally friendly water supply alternative. This study aimed to analyze the actual condition of the hydram pump operated by the Cipanas Farmer Group and evaluate its development feasibility based on environmental, economic, and social aspects. The study employed a descriptive method with qualitative and quantitative approaches through observation, interviews, documentation, SWOT analysis, feasibility analysis, and Social Return on Investment (SROI). The results showed that the hydram pump operates using the water hammer phenomenon, with a driving head of 1.5 m and a delivery head of 3 m, producing a discharge of 2.4 L/min to support irrigation on approximately 2 ha of farmland. The hydram pump development was considered feasible as a CSR program of Star Energy Geothermal Salak, with an SROI value of 2.42. This indicates that every IDR 1.00 invested has the potential to generate social, economic, and environmental benefits worth IDR 2.42, demonstrating the feasibility of sustainable program development.

