Show simple item record

dc.contributor.advisorSyafutra, Heriyanto
dc.contributor.advisorSusanti, Evi
dc.contributor.authorPolalina, Monira
dc.date.accessioned2026-08-04T00:38:27Z
dc.date.available2026-08-04T00:38:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176961
dc.description.abstractAmonia merupakan pencemar yang dapat menurunkan kualitas perairan sehingga diperlukan metode penyisihan yang efektif dan ekonomis. Penelitian ini mengevaluasi potensi bottom ash kayu sebagai adsorben amonia melalui karakterisasi material dan studi adsorpsi. Karakterisasi dilakukan menggunakan FTIR, XRD, dan SEM, sedangkan pengujian adsorpsi dilakukan secara batch menggunakan larutan amonia sintetik. Hasil menunjukkan bahwa bottom ash kayu mengandung gugus fungsi O–H, C=O, C=C, Si–O, dan Si–OH dengan fase dominan kuarsa. Kondisi optimum diperoleh pada pH 10, dosis adsorben 4 g/L, ukuran partikel 200 mesh, dan waktu kontak 10 menit, menghasilkan kapasitas adsorpsi 1,72 mg/g dan efisiensi penyisihan 67%. Proses adsorpsi mengikuti model kinetika Pseudo Second Order dan isoterm Langmuir. Analisis termodinamika menghasilkan ?H° sebesar 20,500 kJ/mol dan ?S° sebesar 46,21 J/mol·K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bottom ash kayu berpotensi sebagai adsorben alternatif untuk penyisihan amonia di perairan.
dc.description.sponsorshipBadan Riset dan Inovasi Nasional
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAplikasi Bottom Ash Kayu Untuk Penyisihan Amonia di Perairan: Studi Adsorpsi Menggunakan Larutan Sintetikid
dc.title.alternativeApplication of Wood Bottom Ash for Ammonia Removal from Water: An Adsorption Study Using Synthetic Solution
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordadsorpsi amoniaid
dc.subject.keywordbottom ash kayuid
dc.subject.keywordisoterm langmuirid
dc.subject.keywordkinetika adsorpsiid
dc.subject.keywordtermodinamika adsorpsiid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record