Pengembangan Algoritma Deteksi Kesehatan Mangrove Berbasis Penginderaan Jauh dan Machine Learning di Kota Batam
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Mayasafitri, Mutmainnah
Jaya, I Nengah Surati
Ilham, Qori Pebrial
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan algoritma pohon keputusan untuk
mendeteksi kesehatan mangrove menggunakan pendekatan non-parametrik.
Peubah penginderaan jauh yang digunakan meliputi NDVI, CMRI, EMI, GCI, EVI,
BSI, NDMI dan MNDWI yang diturunkan dari citra Sentinel-2A. Sementara itu,
peubah sosio-geo-biofisik meliputi jarak dari jalan, pemukiman, sungai, garis
pantai, elevasi, kelerengan, dan substrat. Algoritma dibangun menggunakan metode
pohon keputusan dengan beberapa kombinasi kriteria pemilihan fitur, yaitu IG, GI,
GR, R, dan BF serta optimasi parameter meliputi sampling, pruning, pre-pruning,
dan cross validation. Model terbaik diperoleh menggunakan kriteria gini index
dengan akurasi model sebesar 96,6%. Hasil uji akurasi klasifikasi menghasilkan
overall accuracy sebesar 96,4% dan kappa accuracy sebesar 0,96 yang
menunjukkan tingkat kesesuaian sangat kuat antara hasil klasifikasi dan data
referensi. Peubah spektral paling berpengaruh dalam memisahkan kesehatan
mangrove adalah NDVI diikuti peubah sosio-geo-biofisik berupa substrat. Integrasi
indeks spektral dan peubah sosio-geo-biofisik terbukti mampu meningkatkan
klasifikasi kesehatan mangrove pada lingkungan pesisir yang kompleks di Kota
Batam. This paper describes a development of machine learning algorithms for
detecting mangrove health index by using non-parametric approach. The remotely
sensed variables include NDVI, CMRI, EMI, GCI, EVI, BSI, NDMI, and MNDWI
indices that derived from Sentinel-2A, while the socio-geo-biophysical data include
distance from roads, settlements, rivers, coastline, elevation, slope, and substrate.
The algorithm was developed using decision trees with several parameters
combination: IG, GI, GR, R, and BF, as well as sampling, pruning, pre-pruning and
cross validation. The best model was obtained using the gini index criterion with an
accuracy of 96.6%. Classification accuracy assessment produced an overall
accuracy of 96.4% and a kappa accuracy of 0.96 indicating a very strong agreement
between classification results and reference data. The most influential spectral
variable in separating mangrove health classes was NDVI, followed by the socio
geo-biophysical variable of substrate. The integration of spectral indices and socio
geo-biophysical aspects effectively improved mangrove health classification in the
complex coastal environment of Batam City.
Collections
- UF - Forest Management [3293]

